
Blitar - Karena Blitar Raya (kabupaten dan kota) termasuk khusus, maka rekomendasi PDIP untuk calon dalam pilkada serentak 9 Desember 2020 akan diumumkan serentak Juli mendatang. Bersamaan dengan pengumuman rekomendasi, untuk 130 daerah lainnya.
Hal ini disampaikan Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat ketika berkunjung ke Blitar dalam rangkaian Bulan Bung Karno Juni 2020 ini, bahwa untuk rekom calon Bupati dan Walikota Blitar akan diumumkan bersamaan. "Karena Kota Blitar dan Kabupaten Blitar ini khusus, maka paling lambat Juli akan diumumkan bersamaan," tutur Djarot di Istana Gebang Kota Blitar, Jumat (5/6/2020) malam.
Dijelaskan Djarot jika mekanisme di internal partai akan dikerucutkan dan rekom diumumkan bersamaan, saat ini ada sekitar 130 daerah yang sudah mengerucut dan siap untuk diumumkan. "Kita kejar sampai akhir Juni ini selesai, sehingga Juli sudah bisa diumumkan," jelas anggota DPR RI dari Dapil Sumatera Utara III ini.
Disinggung apakah PDIP akan mengusung sendiri atau berkoalisi, diungkapkan Djarot tergantung dinamika masing-masing daerah. "Ada yang bisa maju sendiri tetap bekerja sama dengan partai lain, ada yang tidak bisa maju sendiri juga bekerjasama dengan partai lain," ungkap mantan Walikota Blitar periode 2000 - 2010 ini.
Artinya ditegaskan Djarot partai tidak mengikat atau mewajibkan, harus mengusung pasangan sendiri. Bisa juga koalisi, bekerja sama dengan partai lain tegasnya.
Direncanakan pengumuman rekomendasi cawali dan cabup Blitar, bersamaan dengan 130 daerah lain yang termasuk gelombang kedua.
Seperti diketahui di Blitar Raya, petahana yaitu Walikota Blitar Santoso dan Bupati Blitar Rijanto keduanya kembali maju dan mendaftar melalui PDIP. Pilkada serentak 2020 di Blitar manarik, karena menjadi pertaruhan nama besar PDIP yang selama ini tidak pernah kalah di Bumi Proklamator julukan Kota Blitar.
Walikota Blitar, Santoso dalam beberapa kesempatan ketika ditanya mengenai koalisi dengan partai lain, selalu menjawab menunggu rekom dari PDIP. "Saya tetap menunggu rekom dari PDIP dulu, setelah itu baru bisa memutuskan langkah selanjutnya," jawabnya.(ais)