TIM Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran menyebutkan jajaran kabinet yang akan diangkat jagoannya nanti kemungkinan besar tak mencantumkan nama Sri Mulyani. Artinya, posisi Menteri Keuangan (Menkeu) akan jatuh kepada sosok lainnya. Menurut data KPU, Senin (19/2/2024) pukul 21.00 WIB, pasangan calon 02 masih memimpin dengan perolehan suara 58,61%. Angka itu dari 71,74% data yang telah masuk. Diketahui percik-percik ketegangan antara Sri Mulyani dan Prabowo sudah seringkali mencuat ke permukaan. Terakhir polemik soal banyaknya usul anggaran Kementerian Pertahanan (Kementan) yang tak disetujui Kemenkeu. Hal itu pun sempat disinggung Prabowo saat debat presiden beberapa waktu lalu. Diketahui, pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2020, pemerintah awalnya mengalokasikan Rp131,18 triliun untuk Kemenhan. Namun, jumlah itu diubah dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 54 Tahun 2020 yang diteken Presiden Joko Widodo pada Juni 2020. Anggaran Kemenhan akhirnya dipangkas Rp8,74 triliun menjadi Rp122,44 triliun. Perpres itu diterbitkan di tengah kegentingan pandemi COVID-19 yang melanda Indonesia sehingga diperlukan perubahan postur anggaran. Para investor asing pun diperkirakan akan mengamati dengan hati-hati.Apakah disiplin fiskal yang telah dijaga oleh Sri Mulyani akan dipertahankan? Atau kah Prabowo mendongkrak belanja pemerintah ke tingkat yang sangat tinggi? BACA BERITA LENGKAP, KLIK DI SINI https://cdn.lentera.co/c/newscenter/lenteratoday/2024/02/20022024.pdf
[3d-flip-book id="170056" ][/3d-flip-book]https://cdn.lentera.co/c/newscenter/lenteratoday/2024/02/20022024.pdf">