Pemilihan Presiden Belum Tuntas, Tapi Makan Siang Gratis Sudah Dibahas (Koran Selasa,27/2/2024)
HASIL quick count memang bukan hasil resmi, sebab hasil perhitungan suara resmi akan disampaikan langsung oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI. Menurut tahapan Pemilu 2024, penetapan rekapitulasi suara Pemilu Presiden (Pilpres) dan Pemilu Legislatif (Pileg) dilakukan paling lambat 20 Maret 2024. Kok lama? Selain menunggu hitungan manual atau real count, saat ini sendiri Tempat Pemungutan Suara (TPS) melakukan pemungutan suara susulan (PSS), pemungutan suara ulang (PSU) dan pemungutan suara lanjutan (PSL). Tak hanya di dalam negeri, pemilu Indonesia di beberapa negara juga diduga bermasalah. Teranyar, semua anggota Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Kuala Lumpur, Malaysia dinonaktifkan buntut dugaan masalah pendataan pemilih (Baca Hal.3). Mengejutkannya, saat rapat kabinet Senin (26/2/2024) bersama Presiden Joko Widodo, Menteri Investasi Bahlil Lahadalia menyebut program makan siang gratis yang diusung oleh Capres Prabowo Subianto dan Cawapres Gibran Rakabuming Raka turut dibahas. Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto membenarkan rapat itu. Dia menyampaikan, anggaran untuk program makan siang gratis berkisar Rp15 ribu per anak per hari.Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 ditargetkan berada di kisaran 2,45 persen hingga 2,8 persen. Rencana defisit tersebut sudah memasukkan perhitungan program makan siang gratis yang diusung Prabowo-Gibran. Kritikan pun mencuat salah satunya dari Mantan Menko Polhukam sekaligus cawapres nomor urut 3, Mahfud MD. Ditegaskan, harusnya anggaran tersebut baru bisa masuk pada perubahan APBN Juni 2025. BACA BERITA LENGKAP, KLIK DI SINI https://cdn.lentera.co/c/newscenter/lenteratoday/2024/02/27022024.pdf
[3d-flip-book id="170816" ][/3d-flip-book]