STOK AMAN! Hal itulah yang didengungkan pemerintah sebulan terakhir saat harga beras naik terus menerus. Namun klaim itu kembali ‘mentah’ karena kenaikan harga beras mencetak rekor baru mencapai Rp 18 ribu per kilogram untuk beras premium, Selasa (27/2/2024). Angka tersebut telah melampaui harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah yakni Rp 14.800 per kilogram. Selain mahal, stok beras premium juga langka di toko retail modern. Pedagang pun ‘menjerit’ dan meminta pemerintah tak hanya fokus bantuan sosial (bansos). Kalangan ekonom juga ikut mengkritisi. Dinilai ada tendensi dari banyak pejabat Jokowi untuk menganggap wajar tingginya harga beras saat ini dengan alasan faktor El Nino. Ironisnya, sebentar lagi Ramadan yang bak menjadi bulan dengan ‘tradisi’ harga pangan bergerak liar. Apa yang dilakukan pemerintah? Sejauh ini para menteri memang aktif memberi statement dan turun ke pasar. Terbaru, kuota impor beras resmi ditambah sebanyak 1,6 juta ton. Artinya, total beras impor yang akan didatangkan pemerintah pada tahun ini yaitu 3,6 juta ton. Apa kabar nasib petani yang katanya mulai panen raya? BACA BERITA LENGKAP, KLIK DI SINI https://cdn.lentera.co/c/newscenter/lenteratoday/2024/02/28022024.pdf
[3d-flip-book id="170956" ][/3d-flip-book]https://cdn.lentera.co/c/newscenter/lenteratoday/2024/02/28022024.pdf">