07 April 2025

Get In Touch

Netanyahu Batalkan Kunjungan ke Washington, Protes Hasil Pemungutan Suara Gencatan Senjata PBB

Ilustrasi - Seorang perempuan sambil menggendong seorang anak menyelamatkan diri usai serangan udara Israel yang menghantam permukiman Ridwan di Kota Gaza, Gaza, 23 Oktober 2023 (Ant)
Ilustrasi - Seorang perempuan sambil menggendong seorang anak menyelamatkan diri usai serangan udara Israel yang menghantam permukiman Ridwan di Kota Gaza, Gaza, 23 Oktober 2023 (Ant)

TEL AVIV (Lenteratoday) - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah membatalkan kunjungan delegasi tingkat tinggi ke Washington untuk memprotes keputusan Dewan Keamanan PBB pada Senin (25/3/2024) atas seruan gencatan senjata di Gaza.

Resolusi tersebut disahkan dengan suara 14-0 pada hari Senin setelah AS memutuskan untuk tidak menggunakan hak vetonya dan memilih untuk abstain. AS sebelumnya juga telah memveto tiga resolusi yang menuntut gencatan senjata.

Resolusi menuntut gencatan senjata selama bulan suci Ramadan ini juga menuntut pembebasan semua sandera yang ditawan dalam serangan mendadak Hamas pada tanggal 7 Oktober di Israel selatan. Namun, resolusi tersebut tidak mengaitkan tuntutan tersebut dengan seruan gencatan senjata.

Para petugas bantuan internasional mengatakan seluruh penduduk jalur Gaza sebanyak 2,3 juta mengalami kerawanan pangan. Mereka juga khawatir terutatam penduduk di bagian utara yang terpukul dampaknya dan diyakini kelaparan akan segera terjadi.

Lebih dari 32.000 orang telah terbunuh di wilayah tersebut, dan lebih dari 74.000 lainnya terluka, menurut Kementerian Kesehatan Gaza, yang tidak membedakan antara warga sipil dan pejuang dalam perhitungannya. Dikatakan bahwa perempuan dan anak-anak merupakan dua pertiga dari korban tewas.

Sekitar 1.200 orang terbunuh pada 7 Oktober ketika militan Palestina melancarkan serangan mendadak dari Gaza, yang memicu perang, dan menculik 250 orang lainnya. Hamas masih diyakini menyandera sekitar 100 warga Israel, serta jenazah 30 orang lainnya.

Sumber: Arab News/Penerjemah: Yuda (mk)|Editor: Arifin BH

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.