07 April 2025

Get In Touch

Minimarket di Malaysia yang Jual Kaus Kaki 'Allah' Dilempar Bom Molotov

Minimarket di Malaysia, KK Supermart, mendapat kecaman setelah kaus kaki bertuliskan 'Allah' ditemukan dijual di sana (Facebook/KK Super Mart)
Minimarket di Malaysia, KK Supermart, mendapat kecaman setelah kaus kaki bertuliskan 'Allah' ditemukan dijual di sana (Facebook/KK Super Mart)

KUALA LUMPUR (Lenteratoday) - Kepolisian Malaysia telah mengkonfirmasi bahwa sebuah bom molotov dilemparkan ke sebuah minimarket KK Super Mart di Perak pada Selasa, sebagaimana dikutip dari Channel News Asia, Rabu (27/3/2024).

Insiden ini terjadi setelah kaus kaki bertuliskan "Allah" diketahui dijual oleh minimarket tersebut.

Pengadilan Malaysia mendakwa lima pengurus perusahaan minimarket tersebut dan pemasoknya dengan tuduhan penistaan agama pada hari Selasa.

Kepala polisi Perak Mohd Yusri Hassan Basri mengatakan bahwa seorang pekerja setempat menemukan bom tersebut di toko di Jalan Bruseh, dekat Bidor, pada pukul 5.35 pagi. Dia mengajukan laporan polisi mengenai insiden tersebut pada pukul 8.49 pagi.

"Pelapor yang berusia 20 tahun itu sedang bekerja ketika dia mendengar suara botol pecah di depan toko dan pergi untuk memeriksanya," katanya kepada wartawan pada hari Selasa.

"Ada pecahan kaca dan bahan peledak yang menyerupai petasan di lantai. Dia juga mencium bau seperti minyak tanah."

Mohd Yusri mengatakan polisi sedang melacak orang-orang yang terlibat dalam insiden tersebut, dan menambahkan bahwa kasus ini diklasifikasikan di bawah Pasal 427 KUHP karena menyebabkan kerusakan. Pelanggaran ini dapat dikenai hukuman penjara hingga dua tahun, denda, atau keduanya jika terbukti bersalah.

"Kami masih melakukan investigasi untuk melacak tersangka dan sedang meninjau rekaman dari kamera CCTV di toko tersebut," katanya.

Penjualan kaus kaki tersebut telah mengundang teguran kerajaan yang jarang terjadi dari raja Malaysia, yang menyerukan penyelidikan dan "tindakan tegas" terhadap mereka yang terbukti bersalah.

Foto-foto kaus kaki tersebut beredar dengan cepat di media sosial, memicu kemarahan publik karena beberapa umat Islam menganggapnya sebagai penghinaan, terutama karena insiden tersebut terjadi selama bulan puasa Ramadhan.

KK Super Mart telah meminta maaf atas kejadian tersebut, dan mengatakan bahwa mereka memandang masalah ini dengan "serius". Mereka menambahkan bahwa mereka telah mengambil tindakan untuk menghentikan penjualan dengan segera.

Pemasok Xin Jian Chang juga mengeluarkan permintaan maaf, dan menjelaskan bahwa "kaus kaki yang bermasalah adalah bagian dari pengiriman yang lebih besar dari 18.800 pasang yang dipesan" dari sebuah perusahaan yang berbasis di China.

Sumber: Channel News Asia/Penerjemah: Lambang (mk)|Editor: Arifin BH

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.