MESKI tak ditemukan hubungan secara ilmiah, tapi gempa bumi yang terjadi di Taiwan hingga Bawean,Indonesia pada Rabu (3/4/2024) membuat waswas banyak pihak. Pagi hari sekitar pukul 07.58 waktu setempat, gempa berkekuatan 7,5 skala Richter melanda pantai timur Taiwan, Hualien County. Guncangan yang disebut ‘terkuat dalam 25 tahun’ itu menyebabkan setidaknya 9 orang meninggal dunia. Jumlah ini diperkirakan masih akan bertambah mengingat hingga saat ini terdapat sekitar 711 orang terluka, serta 127 orang masih ‘terjebak’ di reruntuhan bangunan. Buntutnya, Jepang dan Filipina sempat panik dan langsung mengeluarkan peringatan tsunami setinggi 3 meter. Meski akhirnya, 2 jam setelah gempa ancaman tsunami diumumkan ‘telah berlalu’ oleh Pusat Peringatan Tsunami Pasifik. Kekhawatiran juga melanda Indonesia, karena sedikitnya ada 3.343 warga negara Indonesia (WNI) berada di Hualien. Namun hingga berita ini dibuat, kondisi semua WNI aman, menurut Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Indonesia. Di dalam negeri sendiri, gempa bumi Magnitudo 5,2 terjadi pada pukul 16.02 WIB di wilayah Laut Jawa, Jawa Timur. Guncangan ini merupakan bagian rangkaian gempa bumi Magnitudo 6,0 yang membuat puluhan bangunan ambruk pada Jumat (22/3/2023). Warga pun diimbau tetap waspada, karena guncangan susulan masih potensial terjadi. BACA BERITA LENGKAP, KLIK DI SINI https://cdn.lentera.co/c/newscenter/lenteratoday/2024/04/04042024.pdf
[3d-flip-book id="175254" ][/3d-flip-book]https://cdn.lentera.co/c/newscenter/lenteratoday/2024/04/04042024.pdf">