06 April 2025

Get In Touch

Tornado dan Badai Menewaskan 15 Orang di Bagian Tengah AS

Sebuah rumah mobil di Texas utara hancur oleh tornado. (Foto: CBS)
Sebuah rumah mobil di Texas utara hancur oleh tornado. (Foto: CBS)

WASHINGTON (Lenteratoday) - Sedikitnya 15 orang tewas saat tornado dan badai menerjang wilayah tengah Amerika Serikat, menghancurkan rumah-rumah dan memutus aliran listrik ke ratusan ribu rumah, dikutip dari BBC, Senin (27/5/2024).

Tujuh orang tewas di Texas utara, lima orang di Arkansas, dua orang di Oklahoma dan satu orang di Kentucky. Puluhan orang lainnya terluka, dan hampir 500.000 orang tidak mendapatkan aliran listrik di beberapa negara bagian pada hari Minggu (26/5/2024).

Gubernur Texas Greg Abbott mengatakan bahwa lebih dari sepertiga dari seluruh wilayah di negara bagiannya kini berada dalam status bencana.

“Hanya tinggal puing-puing yang tersisa,” kata Sheriff Ray Sappington of Cook County, Texas, dari daerah Valley View, yang merupakan salah satu daerah yang paling parah dilanda tornado yang dahsyat.

Rekaman dari daerah tersebut menunjukkan sebuah pom bensin dan tempat peristirahatan yang hampir hancur total, dengan logam bengkok berserakan di atas kendaraan yang rusak.

Angin puting beliung menjungkirbalikkan truk-truk, menutup jalan raya di dekat Dallas dan menyebabkan puluhan ribu orang tidak mendapatkan aliran listrik di seluruh wilayah tersebut.

Sementara itu, petir, guntur dan hujan lebat memaksa evakuasi sekitar 125.000 penonton saat balapan Indianapolis 500 pada hari Minggu ditunda selama empat jam.

Frank Soltysiak, yang tinggal di Texas utara, mengatakan bahwa rumahnya hancur dalam beberapa menit ketika badai melintas.

Soltysiak sedang berada di sebuah restoran di dekatnya ketika pemilik restoran membunyikan klakson dan menyuruh semua orang untuk keluar, katanya kepada CBS News, mitra BBC di Amerika Serikat.

Dia meraih anjingnya, Sampson, dan berlindung di lemari es di restoran tersebut. “Itu adalah bangunan paling aman yang bisa Anda tuju. Dan saya keluar, dan semuanya hancur,” katanya. “Dalam hitungan dua menit, semuanya lenyap, semuanya lenyap,” sambungnya.

Letnan Gubernur Texas, Dan Patrick, mengatakan bahwa unit tanggap darurat negara bagian telah diaktifkan untuk menanggapi tornado tersebut. “Tolong doakan keluarga-keluarga ini,” katanya tentang mereka yang orang yang dicintainya tewas. “Kehilangan mereka tidak dapat diprediksi,” tambahnya.

Badai di Texas tumpang tindih dengan suhu panas yang memecahkan rekor di beberapa bagian negara bagian tersebut, dengan penduduk menerima peringatan suhu tiga digit selama akhir pekan liburan Memorial Day.

Di Oklahoma, dua orang tewas di Mayes County dan enam lainnya terluka, kata otoritas manajemen darurat setempat kepada BBC.

Para pejabat Arkansas mengatakan seorang wanita berusia 26 tahun ditemukan tewas di luar rumahnya yang hancur di Olvey, sementara satu dari empat kematian di negara bagian tersebut dilaporkan terjadi di Benton County. Negara bagian tersebut juga melaporkan beberapa orang terluka.

Para pejabat kepolisian di kota Rogers, Arkansas, mengatakan bahwa mereka telah menyelamatkan beberapa orang yang terjebak setelah tornado merobohkan pepohonan dan kabel listrik, serta merusak jalur pasokan gas.

Di Kentucky, walikota Louisville, Craig Greenburg, mengkonfirmasi melalui media sosial bahwa seorang pria tewas tertimpa pohon yang tumbang saat badai besar terjadi pada hari Minggu.

Pada hari Minggu sore, badai telah mulai bergerak ke timur, menurut Layanan Cuaca Nasional, yang memperingatkan akan adanya angin kencang dan hujan es bagi mereka yang berada di jalurnya.

Dalam sebuah konferensi pers, Gubernur Abbot mengatakan: “Kita sedang mengalami musibah jatuhnya korban jiwa, termasuk patah hati dari sebuah keluarga yang kehilangan seorang anak berusia dua tahun dan seorang anak berusia lima tahun.

“Ketika mereka bangun kemarin, mereka tidak tahu bagaimana keluarga itu akan benar-benar hancur oleh badai yang mengerikan ini.”

Sekitar 470.000 orang tidak memiliki listrik di negara-negara bagian yang membentang dari Texas hingga Kansas, Missouri, Arkansas, Tennessee, dan Kentucky, menurut situs web Poweroutage.us.

Seorang juru bicara untuk Sedgwick County di Kansas, yang mencakup Wichita, mengatakan kepada CBS News bahwa layanan darurat menangani pohon-pohon yang tumbang dan kabel listrik akibat badai, dengan sekitar 8.000 pelanggan yang tidak mendapatkan aliran listrik.

Puting beliung terbaru ini terjadi setelah tornado kuat lainnya yang merobek sebuah kota di Iowa dan menewaskan empat orang di awal bulan Mei.

Para peramal cuaca pemerintah juga menggambarkan musim panas ini sebagai musim badai Atlantik 2024 yang “luar biasa”, yang akan dimulai bulan depan. (*)

Sumber: BBC
Penerjemah: Lambang (mk) | Editor : Lutfiyu Handi

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.