05 April 2025

Get In Touch

Densus 88 Ringkus Penjual Bubur Terduga Teroris Jaringan ISIS di Karawang

Polisi berjaga di rumah terduga teroris yang ditangkap Tim Densus 88 Antiteror di Kampung Kamojing Barat, Desa Kamojing, Kecamatan Cikampek, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Sabtu(15/6/2024).(foto/ist.tribun jabar)
Polisi berjaga di rumah terduga teroris yang ditangkap Tim Densus 88 Antiteror di Kampung Kamojing Barat, Desa Kamojing, Kecamatan Cikampek, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Sabtu(15/6/2024).(foto/ist.tribun jabar)

JAKARTA (Lenteratoday) - Tim Densus 88 Anti Teror Mabes Polri meringkus satu orang terduga teroris, yang berprofesi sebagai penjual bubur di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Sabtu(15/6/2024).

Tim Densus 88 Anti-teror Mabes Polri menggeledah rumah seorang warga di Kampung Kamojing Barat, Desa Kamojing, Kecamatan Cikampek, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Sabtu(15/6/2024).

Rumah kontrakan tersebut dihuni oleh seorang penjual bubur, namun ketua RT dan RW mengaku tidak mengetahui identitas pria tersebut lantaran penghuni tidak menyerahkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) sejak mengontrak Mei 2024 lalu.

Sementara itu, Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan pihaknya telah menangkap satu terduga teroris di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Sabtu(15/6/2024).

Tersangka berinisial AAR ditangkap dengan sejumlah bahan peledak, yang bakal digunakan untuk menjalankan aksi teror.

“Telah dilaksanakan penegakan hukum terhadap satu orang tersangka berinisial AAR, yang terafiliasi dengan kelompok pendukung ISIS,” ujar Trunoyudo dalam keterangannya seperti dirilis kompas,com, Sabtu(15/6/2024).

Ia mengungkapkan, AAR merupakan residivis yang juga pernah terlibat dalam kasus terorisme. AAR, lanjut Trunoyudo pernah mendekam di penjara pada tahun 2011 dan 2018.

“(Pernah) ditangkap atas perencanaan aksi teror menggunakan bahan peledak,” sebutnya.

Sampai saat ini, pihak kepolisian belum menyampaikan secara rinci kronologi maupun apa saja barang bukti yang ditemukan.

“Turut diamankan juga beberapa komponen elektronik dan bahan peledak yang akan digunakan oleh tersangka dalam melakukan aksi teror,” imbuh Trunoyudo.

Editor:Ais

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.