04 April 2025

Get In Touch

Pemkot Malang Imbau Orangtua Kontrol Konsumsi Makanan Cepat Saji

Ilustrasi kegiatan makan sehat di SDN Bunulrejo 2 Kota Malang (@instagram SDN Bunulrejo 2)
Ilustrasi kegiatan makan sehat di SDN Bunulrejo 2 Kota Malang (@instagram SDN Bunulrejo 2)

MALANG (Lenteratoday) - Pemerintah Kota (Pemkot) Malang mengimbau bagi para orangtua untuk lebih aktif dalam mengontrol konsumsi makanan cepat saji pada anak-anak. Langkah ini diambil sebagai upaya pencegahan meningkatnya kasus diabetes yang ditemukan di kalangan anak-anak di kota Malang.

Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menekankan pentingnya pengawasan orangtua terhadap pola makan anak sebagai strategi utama dalam mengurangi risiko penyakit ini.

"Kami coba berikan pemahaman kepada orangtua agar tidak memberikan makanan cepat saji," ujar Wahyu saat dikonfirmasi pada Kamis (8/8/2024).

Wahyu juga mendorong agar para orangtua lebih selektif dalam memberikan makanan kepada anak-anaknya. Menurut Wahyu, makanan cepat saji sering kali mengandung bahan yang kurang sehat dan tidak memberikan nilai gizi yang cukup bagi tubuh anak-anak.

Upaya ini, sambungnya, mencakup sosialisasi dan penanganan dini terhadap gejala penyakit yang mungkin muncul pada anak-anak. Wahyu juga meminta Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Dinas Pendidikan (Dindik) untuk memantau dan mengevaluasi penyebab serta penanganan kasus kesehatan di kalangan anak-anak.

Dalam pemberitaan sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, Husnul Muarif, mengungkapkan terdapat 6 kasus anak berusia 7 hingga 15 tahun yang didiagnosis mengidap diabetes.

Husnul menjelaskan, pola makan yang tidak sehat dan kebiasaan mengonsumsi makanan tinggi gula diduga sebagai penyebab utama penyakit tersebut.

Reporter: Santi Wahyu|Editor: Arifin BH

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.