05 April 2025

Get In Touch

Ketua DPRD Kota Malang Sebut Program Makan Bergizi Gratis Masuk Pembahasan APBD 2025

Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika. (Santi/Lenteratoday)
Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika. (Santi/Lenteratoday)

MALANG (Lenteratoday) – Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika mengungkapkan program nasional makan bergizi gratis, baru akan dibahas dalam anggaran tahun 2025. 

Made mengatakan program tersebut tidak termasuk dalam APBD 2024, karena tidak tercantum dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD). 

Menurutnya pembahasan lebih lanjut juga akan menunggu arahan dari pemerintah pusat. 

"Ini nanti (dibahas) di Kebijakan Umum Anggaran (KUA). Bukan di APBD Perubahan kemarin, kalau di APBD murni dan perubahan APBD 2024 tidak mungkin. Sangat tidak mungkin," ujar Made, Senin(12/8/2024). 

Made menambahkan hal ini menunjukkan adanya prosedur administratif dan perencanaan, yang harus diikuti sebelum program baru dapat dimasukkan dalam anggaran murni nanti. 

Made juga menjelaskan setelah pelantikan Presiden terpilih pada 20 Oktober 2024 mendatang, DPRD akan menyusun rencana anggaran untuk tahun 2025. Sementara untuk pengesahan akhir  APBD murni 2025 dijadwalkan pada bulan November mendatang, setelah adanya arahan resmi dari pemerintah pusat terkait kebijakan baru.

"Jadi kami menunggu KUA PPAS APBD murni 2025, di sana nanti akan kami bahas di periode baru, kan kita menunggu pelantikan Presiden terpilih di 20 Oktober nanti. Pengesahan terakhir APBD murni itu di bulan November," tuturnya. 

Lebih lanjut, Made menegaskan meski saat ini belum ada kepastian mengenai bagaimana program makan bergizi gratis akan diimplementasikan di tingkat daerah, DPRD tetap siap untuk mendukung program tersebut jika memang diwajibkan. 

"Sampai sekarang belum ada. Kalau memang ada dan itu diwajibkan jadi beban APBD, ya mau tidak mau harus dianggarkan. Tapi kalau kita, apapun yang menjadi program nasional wajib kita dukung. Karena DPRD ini adalah bagian dari pemerintah, kita tidak ada oposisi untuk tidak mendukung," ungkap Made. 

Dalam menghadapi situasi ini, Made menyebutkan DPRD Kota Malang akan terus memantau perkembangan dan siap berkoordinasi dengan pemerintah pusat. Untuk memastikan anggaran yang diperlukan dapat tersedia sesuai dengan kebijakan yang diterapkan. 

Sebagai informasi, program makan bergizi gratis menjadi salah satu program yang dijanjikan oleh pasangan Presiden dan Wakil Presiden terpilih 2024, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. 

Program ini diharapkan mampu mengatasi angka kematian ibu hamil, anak kurang gizi, stunting, menghilangkan kemiskinan ekstrem, serta menyerap hasil panen petani dan nelayan. 

Reporter: Santi Wahyu/Editor: Ais

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.