
PALANGKA RAYA (Lenteratoday) – Stunting merupakan masalah yang mendapat perhatian serius dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, termasuk Pemerintah Kota (Pemkot) Palangka Raya.
Sebagaimana diterangkan Ketua Komisi C DPRD Kota Palangka Raya, Hasan Busyairi bahwa stunting merupakan masalah kesehatan yang menghambat tumbuh kembang anak-anak, dan dapat menurunkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di masa mendatang.
"Agar berhasil, penanganan stunting memerlukan kerja sama semua pihak," papar Hasan, Senin(12/8/2024).
Ia menambahkan kolaborasi yang solid antara berbagai pihak terkait dan seluruh masyarakat, sangat penting guna merancang kebijakan yang efektif dalam menurunkan angka stunting.
Hasan melanjutkan salah satu upaya strategis yang dapat dilakukan, yaitu program kesehatan gizi yang terintegrasi. Tujuannya adalah untuk mengatasi masalah gizi individu, dan meningkatkan status gizi masyarakat.
“Melalui program tersebut, diharapkan kesehatan masyarakat dapat meningkat dan angka stunting bisa ditekan,” ungkapnya.
Selain itu Hasan menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur kesehatan yang memadai, serta peningkatan akses masyarakat pada layanan kesehatan berkualitas. Karena ini merupakan faktor kunci yang sangat berpengaruh, pada upaya penurunan angka stunting.
“Dengan menjalankan langkah-langkah tersebut, diharapkan generasi mendatang dapat tumbuh dengan optimal dan sehat jasmani maupun rohani,” pungkasnya.
Reporter : Novita/Editor: Ais