04 April 2025

Get In Touch

Bappeda Litbang Blitar dan Puskesmas Srengat Kolaborasi Tangani Diabetes dengan Inovasi 'Hari Gula'

Pelayanan Inovasi 'Hari Gula' di Puskesmas Srengat berkolaborasi dengan Bappeda Litbang Kabupaten Blitar.
Pelayanan Inovasi 'Hari Gula' di Puskesmas Srengat berkolaborasi dengan Bappeda Litbang Kabupaten Blitar.

BLITAR (Lenteratoday) - Untuk menangani kasus diabetes yang kian meningkat, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappeda Litbang) Kabupate Blitar berkolaborasi dengan UPT Puskesmas Srengat Kecamatan Srengat mendukung inovasi 'Hari Gula'.

Yakni inovasi program pelayanan kesehatan, khusus bagi penderita diabetes di Kelurahan Kauman, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar.

Kepala Bappeda Litbang Kabupaten Blitar, Drs. Rully Wahyu Prasetyowanto, M.E menuturkan jika inovasi ini hadir sebagai solusi, untuk memberikan layanan pemeriksaan gula darah secara rutin dan memastikan penderita diabetes menerima pengobatan yang berkelanjutan.

"Program Hari Gula lahir dari keprihatinan atas minimnya aktivitas pemeriksaan rutin bagi penderita diabetes, yang mencapai 68 orang di Kelurahan Kauman," tutur Rully, Rabu(13/11/2024).

Lebih lanjut Rully menjelaskan banyak dari mereka tidak terlibat dalam kegiatan Posbindu PTM atau Posyandu Lansia, yang mengakibatkan kasus diabetes menjadi lebih serius dan berisiko komplikasi.

"Bahkan tercatat ada seorang penderita yang meninggal di usia 40 tahun, serta satu lanjut usia yang harus menjalani amputasi," jelasnya.

Diungkapkannya latar belakang program ini semakin kuat dibutuhan ketika masyarakat bersama Lurah Kauman, PKK, dan kader kesehatan menyepakati perlunya kegiatan rutin, untuk memantau kesehatan penderita diabetes.

"Dengan dukungan dari organisasi masyarakat, khususnya LAZISNU, Hari Gula berhasil memperoleh bantuan dana untuk stik gula darah, tenaga administrasi dari IPNU dan PPNU, serta dukungan pemberian gizi untuk pasien Posbindu," ungkap Rully.

Rully menerangkan bahwa program ini bertujuan untuk memberikan layanan kesehatan yang rutin dan terfokus, bagi penderita diabetes di Kelurahan Kauman serta meningkatkan kualitas hidup mereka.

"Dengan penyelenggaraan bulanan, Hari Gula diharapkan dapat menciptakan kesadaran akan pentingnya pengelolaan diabetes yang berkelanjutan untuk mencegah komplikasi lebih lanjut," terangnya.

Adapun Bappeda Litbang Kabupaten Blitar, turut berperan aktif dalam mendukung keberhasilan inovasi ini.

Ditegaskan Rully sebagai pembina inovasi daerah, Bappeda Litbang memberikan pendampingan penuh pada Hari Gula. Dengan membantu pelaporan inovasi ini, kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan memfasilitasi publikasi agar masyarakat lebih memahami pentingnya pengelolaan diabetes secara mandiri.

"Dengan adanya Inovasi 'Hari Gula', Kelurahan Kauman dan Kecamatan Srengat diharapkan dapat terus menciptakan masyarakat yang lebih sehat. Serta menjadikan inovasi ini sebagai inspirasi bagi wilayah lain, untuk mengedepankan pelayanan kesehatan preventif di lingkungannya masing-masing," pungkasnya.(*)

Reporter: Arief Sukaputra

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.