03 April 2025

Get In Touch

Usung Tema Transisi, Sengkuni 6 Suguhkan 165 Karya Seniman Lokal dan Internasional

Salah satu karya seni yang ditampilkan dalam pameran Sengkuni 6 di FBS Unesa.
Salah satu karya seni yang ditampilkan dalam pameran Sengkuni 6 di FBS Unesa.

SURABAYA (Lenteratoday)— Sebanyak 165 karya seni rupa dari seniman lokal dan mancanegara ditampilkan dalam gelaran Sengkuni 6 International Art Exhibition, di sisi ruangan dan koridor Gedung T3, Fakultas Bahasa dan Seni (FBS), Universitas Negeri Surabaya (Unesa) Kampus 2 Lidah Wetan, Surabaya.

Ketua panitia, Engga Mahendra mengatakan Sengkuni (Serangkaian Ungkapan Karya Seni) merupakan pameran karya seni internasional yang pada tahun keenam ini, diselenggarakan Prodi Seni Rupa (murni) dan Prodi Pendidikan Seni Rupa Unesa. 

“Untuk tahun ini kami mengusung tema Transisi, yang menampilkan 165 karya para seniman lokal dan mancanegara. Peserta yang berpartisipasi ada yang dari Jerman, Filipina, Kanada, Mexico, hingga Swiss. Pameran dibuka untuk umum sampai Minggu, 17 November 2024," kata Engga, Jumat(15/11/2024).

Engga menjelaskan tema Transisi diambil, karena bermakna suatu peralihan atau perubahan linimasa. Artinya, karya seni yang ditampilkan merepresentasikan sebuah proses terjadinya perubahan, lompatan, transformasi dalam rentang waktu tertentu.

"Semoga kegiatan ini menjadi wadah pertemuan antara karya seniman dengan publik pecinta seni rupa. Juga, diharapkan dapat memotivasi mahasiswa dan seniman muda untuk terus berkarya," jelasnya.

Sementara itu, Wakil Rektor IV Bidang Perencanaan, Pengembangan, Kerja Sama, dan Teknologi Informasi dan Komunikasi Unesa, Martadi mengapresiasi kegiatan ini dari tahun ke tahun karena terus menampilkan versi terbaiknya, baik dari aspek penyelenggaraan maupun karya.

Baginya, pameran ini menjadi ruang bagi civitas untuk berkarya dan menunjukkan eksistensi diri. Bagi dosen, ini bisa sebagai sarana untuk menunjukkan hasil dari proses belajar yang dilakukan. Selain itu, juga menjadi ruang branding dan eksistensi bagi lembaga dalam rangka pemeringkatan.

"Usulan saya, karya yang dipamerkan ini dibuatkan hak ciptanya. Saya sudah ngobrol dengan Pak Dekan FBS. Nanti saya bantu komunikasikan dengan tim hak cipta di kampus. Hal ini akan menjadi jejak portofolio teman-teman sebagai seniman ke depan," ucapnya.

Menurutnya, kegiatan ini merupakan wujud jati diri dan kemampuan civitas dan seniman muda Unesa untuk menjadi profesional yang kreatif, inovatif, dan siap berkontribusi untuk masyarakat, bangsa, dan negara melalui karya seni.

"Pameran ini penting untuk menambah wawasan dan menjadi motivasi untuk terus berkarya dan berinovasi," tukasnya.

Reporter: Amanah/Editor: Ais 

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.