
BATU (Lenteratoday) - Pemerintah Kota (Pemkot) Batu berhasil meraih penghargaan Kota Terinovatif pada Innovative Government Award (IGA) 2024, setelah mencatatkan peningkatan signifikan dalam inovasi daerah.
Peringkat Indeks Inovasi Daerah (IID) Kota Batu mengalami lonjakan 788 persen sejak 2021, berkat 63 inovasi yang dikembangkan oleh 29 OPD pada tahun 2024.
Penghargaan ini diterima langsung oleh Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai dari Wakil Rektor Bidang Administrasi IPDN Kemendagri, Rizari Azhar dalam acara yang digelar di Grand Mercure Surabaya, Kamis(5/12/2024).
"Penghargaan ini merupakan bukti bahwa inovasi yang dilakukan oleh Pemkot Batu telah memberikan dampak positif bagi masyarakat. Dengan semangat kolaborasi, kami berkomitmen untuk terus mengembangkan inovasi-inovasi baru yang dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kota Batu dan menginspirasi daerah lain,” ujar Aries.
Menurut Aries pencapaian ini tidak terlepas dari komitmen Pemkot Batu, dalam mendorong inovasi di berbagai sektor. Salah satunya yakni kebijakan satu OPD satu inovasi, yang telah berhasil menciptakan 63 inovasi di berbagai bidang, terutama dalam pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan.
“Pada tahun ini, untuk kali pertama Kota Batu berhasil menerima penghargaan IGA 2024 untuk kategori Kota Terinovatif. Dari kategori tidak inovatif pada tahun 2021 menjadi inovatif pada tahun 2023. Sehingga pada akhirnya di tahun ini bisa mendapatkan penghargaan sebagai Kota Terinovatif," tambahnya.
Selain penghargaan, dalam acara tersebut juga dilakukan penandatanganan kerja sama antara Pemerintah Kota Batu dan Pemerintah Kabupaten Mimika. Penandatanganan yang dilakukan oleh Pj Wali Kota Batu dan Pj Bupati Mimika, Valentinus S. Sumito bertujuan untuk memperkuat sinergi antar daerah dalam pengembangan inovasi daerah.
Tak hanya itu, juga dilaksanakan penandatanganan kerja sama antara Sekda Kota Batu, Zadim Effisiensi dengan Sekda Kota Mojokerto, Gaguk Tri Prasetyo terkait perjanjian kerja sama replikasi pemanfaatan dan pengembangan inovasi daerah.
Reporter: Santi Wahyu/Editor: Ais