03 April 2025

Get In Touch

Wisuda Akademi Paradigta, Wabup Trenggalek Gaungkan Pemberdayaan Perempuan

{
{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":[],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{},"is_sticker":false,"edited_since_la

TRENGGALEK (Lenteratoday) - Wakil Bupati Trenggalek, Syah Muhammad Nata Negara memimpin prosesi wisuda lulusan Pelatihan Kewirausahaan Akademi Paradigta Indonesia tahun 2024 di Aula Kecamatan Suruh. 

Program ini merupakan inovasi dari Pemberdayaan Perempuan Kepala Keluarga (PEKKA), yang bertujuan memperkuat peran perempuan di masyarakat.

"Paradigta berasal dari bahasa Jawa Kuno yang berarti perempuan yang berdiri dengan tegar dan mantap. Program ini saya harap mampu mengakomodir kepentingan para perempuan di Trenggalek," ujar Mas Syah.

Program Akademi Paradigta dirancang sejak 2016 untuk melatih dan mendidik perempuan kepala keluarga, serta perempuan lainnya di pedesaan dan pinggiran kota. Pelatihan ini memberikan pendidikan terstruktur oleh para mentor dengan harapan menciptakan perempuan mandiri dan berdaya.

Pemerintah Kabupaten Trenggalek juga memiliki semangat yang sama dalam pemberdayaan perempuan melalui berbagai program, seperti Sepeda Keren (Sekolah Perempuan, Anak, Disabilitas, dan Kelompok Rentan) serta Musrena Keren (Musyawarah Perempuan, Anak, Disabilitas, dan Kelompok Rentan).

"Kami ingin memastikan perempuan dan kelompok rentan memiliki ruang untuk berpartisipasi aktif dalam pembangunan, termasuk melalui pelatihan kewirausahaan yang telah melibatkan 5.000 perempuan baru," tambahnya.

Mas Syah mengapresiasi inisiatif ini sebagai bagian dari upaya besar meningkatkan keterlibatan perempuan di Trenggalek dalam pembangunan ekonomi dan sosial.

Reporter: Herlambang/Editor:Ais

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.