Antisipasi Kepadatan Kendaraan saat Libur Akhir Tahun, Dishub Kota Malang Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

MALANG (Lenteratoday) - Mengantisipasi kepadatan volume kendaraan selama libur akhir tahun 2024 ini, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang menyiapkan rekayasa lalu lintas insidentil di sejumlah titik.
Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra mengatakan sistem contra flow menjadi opsi utama yang akan diterapkan di beberapa titik strategis, jika memang situasi arus kendaraan memerlukan penanganan cepat.
"Sifatnya insidentil. Nanti kalau memang dibutuhkan, kami bersama-sama dengan Polresta, akan menerapkan rekayasa lalu lintas dalam bentuk contra flow. Ini kami terapkan apabila arus lalu lintas itu padat sekali dan memang dibutuhkan," ujar Widjaja, Kamis(26/12/2024).
Menurut pria yang akrab dengan sapaan Jaya ini, contra flow akan diterapkan di kawasan Jalan Ahmad Yani dan flyover Arjosari yang merupakan pintu masuk ke Kota Malang. Karena bersifat sementara, Jaya menjelaskan rekayasa ini diperkirakan hanya berlaku selama 2 hingga 3 jam, sampai situasi arus lalu lintas kembali normal.
"Kami juga koordinasi dengan Jasa Marga Pandaan. Jadi apabila di Jalan Ahmad Yani ke arah Karanglo sana penuh, maka kita harapkan ada pengalihan pintu exit tol yang tadinya lewat Karanglo itu dialohkan ke Pakisaji atau di Madyopuro, Kota Malang," terangnya.
Jaya menambahkan volume kendaraan yang akan berkunjung ke Kota Malang diperkirakan meningkat 2,8 persen dibandingkan tahun lalu, seiring dengan prediksi pergerakan manusia yang mencapai 110 juta orang secara nasional. Menurutnya, Kota Malang juga menjadi salah satu tujuan wisata di akhir tahun ini, sehingga berpotensi adanya lonjakan arus kendaraan.
Tak hanya arus masuk ke Kota Malang, di dalam kota juga diprediksi terjadi kepadatan akibat sejumlah agenda besar. Salah satunya yakni Haul Darul Hadist yang akan berlangsung pada 28-29 Desember 2024 mendatang.
Menurut Jaya, persiapan acara yang akan berlangsung di Jalan Aris Munandar, Kecamatan Klojen ini telah mulai dilakukan sejak, Kamis(26/12/2024) termasuk penutupan jalan untuk pemasangan tenda.
"Penutupan jalan akan dimulai dari kawasan Kiduldalem hingga Jalan Majapahit menuju Jalan Aris Munandar. Kami mohon masyarakat dapat memaklumi dan menyesuaikan rute perjalanan," ungkap Widjaja.
Selain itu, puncak perayaan malam tahun baru pada 31 Desember di depan Balai Kota Malang juga diperkirakan memicu kemacetan di sekitar Alun-Alun Tugu. Masyarakat diimbau untuk memanfaatkan aplikasi pemantau lalu lintas, CCTV Kota Malang atau informasi dari media guna mengetahui kondisi terkini arus kendaraan.
Reporter: Santi Wahyu/Editor: Ais