
TRENGGALEK (Lenteratoday) - Kabupaten Trenggalek kini memiliki jalur pendakian baru yang cocok untuk pendaki pemula. Jalur menuju Puncak Kepyur, puncak tertinggi di Trenggalek dengan ketinggian 1.250 meter di atas permukaan laut (Mdpl), resmi dibuka pada Kamis (26/12/2024).
Tony Widianto, Kepala Bidang Peningkatan Daya Tarik Destinasi Wisata Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Trenggalek, menjelaskan bahwa jalur ini memiliki panjang sekitar 4,5 kilometer. “Pendaki memulai perjalanan dari basecamp Thuk Dali di Desa Sumberbening pada ketinggian 700 Mdpl. Jalurnya dirancang untuk mengakomodasi pemula,” ujarnya pada Minggu (29/12/2024).
Pendaki akan melewati empat pos di sepanjang jalur yang melintasi hutan lindung dengan vegetasi lebat. Tony menambahkan bahwa tantangan utama berada di antara pos 1 dan pos 2. "Di bagian ini, pendaki akan menemukan tanjakan yang cukup panjang, membutuhkan stamina ekstra," jelasnya.
Salah satu daya tarik di jalur ini adalah Curug Petuk, air terjun setinggi 15-20 meter. Lokasinya dapat dicapai dalam waktu sekitar 25 menit berjalan kaki dari basecamp. “Bagi masyarakat yang tidak ingin mendaki ke puncak, Curug Petuk bisa menjadi tujuan akhir yang menyenangkan,” tambah Tony.
Jalur pendakian ini juga menawarkan pengalaman unik bagi para pecinta alam. “Pendaki bisa berinteraksi dengan alam dan, jika beruntung, menyaksikan satwa liar di habitat aslinya,” katanya. Dengan biaya tiket masuk Rp 5 ribu, jalur ini diharapkan menarik tidak hanya pendaki tetapi juga wisatawan umum.
Untuk memudahkan perjalanan, papan petunjuk telah dipasang oleh Pemerintah Desa Sumberbening bekerja sama dengan Pokdarwis Sumberbening dan komunitas pendaki Prajurit Rimba Trenggalek (PRT). Sebelumnya, PRT juga membuka Jalur Sriwut, jalur alternatif pendakian Gunung Sengunglung melalui Kecamatan Pule.
“Kami yakin jalur ini akan mendapatkan respons positif. Selain meningkatkan kunjungan wisata, kami berharap ekonomi lokal, seperti UMKM di rest area Thuk Dali, juga ikut terdongkrak,” ujar Tony.
Reporter: Herlambang|Editor: Arifin BH