05 April 2025

Get In Touch

Lalai Matikan Api, Kandang Sapi di Trenggalek Hangus Terbakar

 Proses pemadaman api di kandang sapi milik warga oleh Damkar Trenggalek
Proses pemadaman api di kandang sapi milik warga oleh Damkar Trenggalek

TRENGGALEK (Lenteratoday) – Sebuah insiden kebakaran kandang sapi menggegerkan warga Desa Ngetal, Kecamatan Pogalan, Kabupaten Trenggalek, Senin (6/1/2025) malam. Berkat respons cepat Dinas Pemadam Kebakaran, api berhasil dipadamkan dalam waktu kurang dari satu jam, sehingga kerugian tidak meluas.

Menurut Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Kabupaten Trenggalek, Wasis Widodo, kebakaran ini diduga dipicu oleh kelalaian pemilik kandang, Sukiman, yang meninggalkan bara api di kandang tanpa memastikan bahwa api benar-benar padam.

“Kami menduga kebakaran ini terjadi akibat kelalaian. Bara api yang belum padam menyulut atap kandang, sehingga api dengan cepat membesar,” jelas Wasis Widodo.

Kejadian bermula saat Sukiman membuat api diangan sekitar pukul 17.00 WIB untuk mengusir nyamuk dari kandang sapinya. Meski sudah berusaha memadamkan api pada pukul 18.10 WIB, bara api ternyata masih menyala.

Sekitar pukul 19.35 WIB, api mulai membakar atap kandang. Salah seorang warga sekitar yang melihat kejadian itu langsung berteriak meminta pertolongan. Warga kemudian berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya, namun api sulit dikendalikan.

Melihat situasi semakin genting, salah satu warga menghubungi layanan darurat pemadam kebakaran. Laporan diterima pukul 20.04 WIB, dan hanya berselang tiga menit, petugas berangkat menuju lokasi dengan satu unit mobil pemadam.

“Petugas kami tiba di lokasi pukul 20.15 WIB dan langsung melakukan penanganan. Api berhasil dipadamkan total pada pukul 21.00 WIB,” kata Wasis.

Meski tidak ada korban jiwa, kerugian material akibat kebakaran ini mencapai Rp 1 juta dengan luas area terbakar sekitar 12 meter persegi. Namun, petugas berhasil menyelamatkan aset berupa papan kayu dan satu ekor sapi dengan nilai mencapai Rp 30 juta.

“Kami sangat bersyukur api tidak menyebar lebih luas, berkat kerja sama cepat antara petugas dan masyarakat,” tambah Wasis.

Wasis mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati dalam menggunakan api, terutama di sekitar area yang mudah terbakar. “Pastikan api benar-benar padam sebelum ditinggalkan. Kewaspadaan adalah kunci utama mencegah kebakaran,” tutupnya. (*)

Reporter: Herlambang | Editor : Lutfiyu Handi

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.