03 April 2025

Get In Touch

Survei LSI Denny JA : Elektabilitas WALI Mendominasi, ABADI dan Sam HC-Ganis Berpeluang Mengejar

Survei LSI Denny JA : Elektabilitas WALI Mendominasi, ABADI dan Sam HC-Ganis Berpeluang Mengejar

MALANG (Lenteratoday) – Elektabilitas pasangan calon (paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang nomor urut 1, Wahyu Hidayat-Ali Muthohirin (WALI) mendominasi dalam hasil survei terbaru Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA.

Kendati demikian, pasangan Mochamad Anton-Dimyati Ayatulloh (ABADI) dengan 34,5 persen dan Heri Cahyono-Ganis Rumpoko (Sam HC-Ganis) dengan 14,3 persen dinilai masih memiliki peluang untuk mengejar, terutama di masa kampanye terakhir sebelum pemungutan suara pada 27 November mendatang.

Peneliti LSI Denny JA, Fadhli Fachri Fauzan, mengatakan survei ini dilakukan pada periode 11-17 November 2024 dengan melibatkan 880 responden yang diambil dari WNI Kota Malang berusia 17 tahun ke atas. Menurutnya, survei ini menggunakan metode tatap muka dengan margin of error sebesar kurang lebih 3,4 persen.

“Kami memastikan bahwa data ini benar-benar hasil dari proses survei langsung di lapangan, dengan pengawasan yang ketat terhadap surveyor dan validasi melalui spot check,” ujarnya, Rabu (20/11/2024).

Menurut Fadhli, hasil survei tersebut masih dapat berubah mengingat waktu pemungutan suara yang tinggal sekitar satu minggu lagi. “Sangat mungkin berubah, karena masih ada waktu sekitar satu minggu sampai dilaksanakannya pemungutan suara Pilkada di 27 November nanti,” tambahnya.

Lebih lanjut, LSI Denny JA juga membedah angka elektabilitas berdasarkan segmen pemilih. Hasilnya, paslon WALI unggul di hampir semua segmen, termasuk pemilih laki-laki dan perempuan, pemilih muda hingga usia 50 tahun, serta pemilih dari semua tingkatan pendidikan.

Sementara itu, paslon ABADI menunjukkan keunggulan di segmen pemilih berusia 50 tahun ke atas dan sedikit lebih unggul pada segmen masyarakat berpenghasilan di bawah Rp 2 juta per bulan.

Dalam kesempatanyyan ini, Fadhli menjelaskan survei tersebut dilakukan dengan prosedur ketat untuk memastikan akurasi data.

“Sebelum turun ke lapangan, para surveyor diwajibkan mengikuti workshop untuk memantapkan pemahaman mereka tentang metode survei. Setelah itu, proses survei juga diawasi melalui Quality Control Survey di lapangan dan pengecekan ulang pada titik-titik yang telah didatangi surveyor,” paparnya.

Pengawasan yang ketat ini, menurut Fadhli, menjadi bagian dari upaya menjaga kredibilitas LSI Denny JA sebagai lembaga survei. (*)

Share:
img
Author

Super Admin

Lentera Today.
Lentera Today.