Seleksi Enam Kursi JPT Pratama Pemkot Surabaya, Hanya Dua Terisi untuk Lolos Tahap Selanjutnya
SURABAYA (Lentera) - Seleksi terbuka (open bidding) enam kursi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, hanya dua jabatan yang menjaring masing-masing tiga kandida untuk melanjutkan ke tahap berikutnya.
Hal ini diketahui, setelah Tim Penilai Kinerja Aparatur Sipil Negara (TPPKASN)/Komite Talenta menetapkan sejumlah peserta lolos administrasi pada 19–20 November 2025. Dari enam posisi yang dibuka, dua jabatan berhasil menjaring masing-masing tiga kandidat dan siap mengikuti tahapan lanjutan.
Dua jabatan yang telah memiliki kandidat tersebut adalah Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) serta Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman serta Pertanahan (DPRKPP).
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengatakan para kandidat yang dinyatakan lolos akan diusulkan ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) untuk memperoleh persetujuan sebelum memasuki tahap penulisan makalah, wawancara akhir, serta pemaparan visi, misi, dan target kinerja perangkat daerah (PD).
Ia mengungkapkan, open bidding digelar tidak hanya untuk mengisi kekosongan jabatan, tetapi juga menjadi bagian dari penyegaran struktur organisasi di Pemkot Surabaya. Namun, pada seleksi kali ini tantangan muncul karena minimnya pendaftar. Dari enam posisi JPT Pratama yang dibuka, hanya dua jabatan yang terisi peserta.
“Setiap kepala PD memiliki kontrak kinerja. Jika tidak sesuai, bisa turun jabatan. Mungkin itu yang menjadi pertimbangan para pendaftar,” ungkap Eri dari keterangan resminya yang diterima Lentera, Kamis (27/11/2025).
Selain penilaian oleh panitia seleksi, proses open bidding juga mencakup tes psikologi dan kejiwaan untuk memastikan kandidat tidak hanya cakap, tetapi juga memiliki keberanian serta pengalaman keluar dari zona nyaman. Eri menambahkan, proses penilaian juga akan melibatkan media dan masyarakat secara online.
Untuk empat posisi yang belum terisi, Pemkot Surabaya akan membuka seleksi ulang pada 2026. “Tetap akan open bidding terus, tapi tahun depan,” tutupnya.
Diketahui, kandidat Kepala DPM-PTSP yaitu: Farida Fitrianing Arum (Kabid Distribusi Perdagangan, Dinkopumdag Surabaya), Lasidi (Sekretaris DPM-PTSP), Wawan Windarto (Camat Tenggilis Mejoyo).
Sementara untuk kandidat Kepala DPRKPP ada Adi Gunita (Kabid Jalan dan Jembatan, Dinas SDABMB Surabaya), Aly Murtadlo (Kabag PBJ dan Administrasi Pembangunan Setkota Surabaya), dan Iman Kristian Maharhandono (Kabid Bangunan Gedung, DPRKPP).
Reporter: Amanah/Editor: Ais




