30 January 2026

Get In Touch

Sarapan Bersama Keluarga, Kebiasaan Sederhana yang Kian Ditinggalkan

Sarapan Bersama Keluarga, Kebiasaan Sederhana yang Kian Ditinggalkan

SURABAYA ( LENTERA ) - Sarapan bersama keluarga bukan sekadar rutinitas pagi, melainkan momen berharga yang berperan penting dalam mempererat hubungan antaranggota keluarga. Di tengah ritme kehidupan yang semakin sibuk, waktu berkualitas seperti ini menjadi kebutuhan untuk menciptakan kebersamaan dan meningkatkan keharmonisan dalam keluarga. 

Aktivitas sederhana ini dinilai memiliki dampak besar bagi kesehatan fisik dan hubungan emosional antaranggota keluarga. 
Interaksi langsung di meja makan memberi ruang komunikasi yang kerap terabaikan akibat kesibukan masing-masing. 

Selain memperkuat hubungan keluarga, sarapan bersama juga memberikan manfaat bagi kesehatan fisik dan mental. Konsumsi makanan bergizi di pagi hari membantu meningkatkan energi, fo5cus, serta konsentrasi, terutama bagi anak-anak yang akan menjalankan aktivitas belajar di sekolah. 

Sejumlah riset menunjukkan, anak yang terbiasa sarapan secara teratur memiliki performa akademik yang lebih baik. Di sisi lain, suasana positif dalam keluarga saat sarapan juga berperan dalam menurunkan tingkat stress dan kecemasan, serta meningkatkan suasana hati. Selain itu, kebiasaan sarapan bersama dapat berkembang menjadi tradisi keluarga yang memperkuat ikatan emosional. 

Meski tantangan seperti jadwal yang padat kerap muncul, kebersamaan tetap bisa diwujudkan melalui penyesuaian waktu dan menu yang sederhana. Setiap keluarga dapat menyesuaikan cara sarapan sesuai kondisi masing-masing. 

Mengatur waktu sarapan bersama memang tidak selalu mudah. Namun, dengan komitmen dan konsistensi, kebiasaan ini dapat terus dijalankan. Meski tampak sepele, sarapan bersama diyakini menjadi momen penting untuk memperkuat ikatan keluarga di tengah ritme kehidupan modern yang serba cepat. 

Praktis Mempersiapkan Sarapan Bersama

Menu Sehat: Kombinasikan protein (telur, ayam, yogurt), karbohidrat kompleks (oatmeal, roti gandum), lemak sehat (alpukat, kacang), dan serat (buah, sayur).

Variasi: Sajikan menu berbeda setiap hari (bubur, soto, nasi tim, smoothie) agar tidak bosan.

Praktis: Siapkan bumbu dasar atau saus di malam sebelumnya, atau buat menu praktis seperti sandwich.

Minuman: Jangan lupa air putih atau jus buah yang kaya nutrisi. 

Jadikan Momen Sarapan Berkualitas

Konsisten: Jadikan sarapan bersama sebagai rutinitas harian untuk membangun tradisi keluarga.

Libatkan Anak: Ajak anak membantu menyiapkan makanan atau memilih menu untuk menumbuhkan rasa memiliki.

Komunikasi: Gunakan waktu ini untuk berbagi cerita, mendengarkan, dan memberikan dukungan positif.

Porsi: Mulai dengan porsi kecil dan sesuaikan dengan kebutuhan, hindari makanan tinggi gula.


(Nabilla- UINSA berkontribusi dalam tulisan ini.)

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.