30 January 2026

Get In Touch

Hindari 5 Kesalahan Ini Agar Tas Kulit Menjadi Awet

Hindari 5 Kesalahan Ini Agar Tas Kulit Menjadi Awet

SURABAYA ( LENTERA ) - Tas kulit banyak diminati oleh orang-orang. Salah satunya karena memberikan sentuhan mewah pada pemakainya. Apalagi jika produk itu merupakan fashion dari brand besar.

Namun, tas dengan material kulit bisa dibilang cukup sulit dalam perawatannya. Apabila terjadi kesalahan dalam perawatan bisa mengalami risiko kerusakan. Berikut 5 tips agar tas kulit kesayanganmu menjadi awet.

Jangan Mengisi Tas Terlalu Banyak
Kebanyakan orang-orang sering memasukkan benda apapun ke dalam tasnya. Selain berisiko bagi kesehatan tubuh, hal ini juga bisa berpengaruh pada struktur tas kulit.

Membawa barang yang terlalu berat bisa menyebabkan tekanan yang berlebihan pada tas. Jika terus menerus dilakukan, hal ini bisa menyebabkan kerusakan dan perubahan bentuk dari tas tersebut. Contohnya seperti, tali tas yang bisa melar dan bisa berisiko putus. 

Salah dalam Memilih Pembersih Tas
Seorang pendiri Moja Bag Repair, Sandy Tuzmen yang berasal dari Belanda menyatakan bahwa banyak tas yang mengalami kerusakan akibat dari salah dalam melakukan pembersihan. Seperti, menggunakan tisu basah dan pembersih yang mengandung bahan kimia yang keras.
“Selama bertahun-tahun, saya melihat banyak tas desainer rusak karena kesalahan sederhana namun mahal, seringkali karena menggunakan produk pembersih yang salah,” Ucap Sandy.

Sandy menyarankan dalam pembersihan tas kulit bisa menggunakan kain microfiber yang bertekstur lembut. Ia juga menganjurkan agar tidak lupa membersihkan tas secara rutin setiap enam bulan sekali.

Menyimpan di Sembarang Tempat
Penyimpanan tas kulit tidak boleh disimpan di sembarang tempat. Jika diletakkan di tempat yang lembab atau terpapar sinar matahari langsung bisa berisiko tumbuhnya jamur, warnanya pudar, dan membuat kulit tas mengelupas. 

Untuk menghindari risiko terjadinya hal tersebut, perbaiki cara penyimpanan tas kulit dengan menyimpannya dalam dust bag yang berbahan kain agar tetap terlindungi dari debu dan menjaga sirkulasi udara dengan baik. Atau disimpan di lemari yang sejuk, kering tetapi memiliki ventilasi yang cukup. Lemari kaca juga bisa menjadi salah satu pilihan tempat untuk menyimpan tas kulit karena bisa melindungu tas dari debu, dan mempermudah untuk memantau kondisi tas secara berkala.

Tas Kulit Terkena Air
Air menjadi hal yang penting untuk dihindari oleh barang yang terbuat dari material kulit. Jika tas terkena air dalam waktu yang intens bisa menyebabkan kerusakan pada tas dikutip dari Old Town Leather Goods. Contohnya bisa menjadi sarang pertumbuhan jamur jika tidak dikeringkan dengan benar. 
Jika tas sudah terkena air, hal yang dilakukan adalah dengan menepuknya secara perlahan dengan menggunakan kain bersih dan kering untuk menyerap kelembapan. Jangan menggosok dengan kasar, jemur dibawah sinar matahari langsung atau bisa dengan menggunakan alat pengering yang mempunyai panas yang tinggi. 

Mengabaikan Kerusakan Kecil 
Kerusakan seperti goresan halus atau jahitan yang sudah longgar sering sekali diabaikan oleh pemilik tas kulit. Hal ini terlihat sepele, kondisi yang seperti ini bisa berisiko parah pada usia pakai dan kualitas tas kulit.

Jika hal ini tidak segera ditangani maka akan menjadi masalah yang besar dan sulit diperbaiki. Goresan ringan bisa diatasi dengan mengoleskan leather conditioner bisa membuat permukaanya menjadi samar. Jika jahitan longgar sebaiknya segera diperbaiki oleh yang lebih profesional. Lakukan hal ini sesegera mungkin, jika terlambat maka biaya perbaikan juga akan semakin mahal. (Itqiyah_UINSA yang berkontribusi dalam tulisan ini).

Tren Model Tas Kulit Wanita 

Tas Anyaman Modern: Tas kulit dengan detail anyaman (woven) bukan lagi sekadar aksesori musim panas, melainkan pilihan gaya yang relevan sepanjang tahun, menawarkan daya tahan dan pesona kontemporer.

Detail Sabuk dan Gesper: Berbagai tas, termasuk yang dari rumah mode ternama, menampilkan detail sabuk yang melingkari tas atau elemen gesper kecil sebagai pemanis tampilan, menambah sentuhan unik pada desain klasik.

Siluet Klasik: Model abadi seperti tas jinjing (tote bag), tas selempang (sling bag), dan tas bahu (shoulder bag) tetap diminati, sering kali dihadirkan dalam bahan kulit asli berkualitas tinggi yang menjamin keawetan.

Ukuran Mini dan Fungsional: Tas mini masih sangat populer, sementara tas dengan penutup bertekstur dan model yang dapat diubah bentuknya juga digemari, mencerminkan kebutuhan akan gaya yang ringkas namun fungsional. 

Tren Model Tas Kulit Pria 
Tas Selempang (Sling Bag): Tas selempang praktis untuk bepergian dan menjadi tren yang dominan, dengan banyak pilihan model yang fungsional.

Tas Utilitas (Messenger & Waist Bag): Model seperti messenger bag dan waist bag (tas pinggang) dari kulit menawarkan gaya kasual namun tetap berkelas, cocok untuk aktivitas sehari-hari.

Ransel Kulit (Backpack): Ransel kulit tetap menjadi pilihan utama untuk tampilan yang lebih profesional atau untuk membawa banyak barang. (*)

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.