28 February 2026

Get In Touch

BPJS Kesehatan Malang Imbau Peserta JKN Cek Status Kepesertaan Sebelum Mudik

Ilustrasi: Arus mudik masyarakat di Terminal Arjosari, Kota Malang. (Santi/Lentera)
Ilustrasi: Arus mudik masyarakat di Terminal Arjosari, Kota Malang. (Santi/Lentera)

MALANG (Lentera) - Untuk menjamin akses layanan kesehatan selama periode mudik, BPJS Kesehatan Cabang Malang mengimbau peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) agar memastikan kepesertaan dalam kondisi aktif. Peserta juga diminta mengetahui lokasi fasilitas kesehatan (faskes) terdekat, sebelum melakukan perjalanan.

Imbauan tersebut disampaikan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Malang, Hernina Agustin Arifin untuk mendukung perjalanan mudik Lebaran yang aman dan nyaman bagi masyarakat.

"Nanti setiap masyarakat yang sedang mudik Lebaran Idul Fitri, paling tidak sebagai pegangan awal itu harus mengetahui di mana fasilitas kesehatan (faskes) tingkat pertama yang buka praktek," ujarnya, dikutip pada Jumat (27/2/2026).

Menurut Hernina, faskes seperti rumah sakit pada umumnya tetap beroperasi selama periode libur Lebaran. Namun, berbeda dengan rumah sakit, sejumlah fasilitas kesehatan primer seperti klinik atau puskesmas mitra BPJS Kesehatan berpotensi tutup pada H-3 Lebaran hingga beberapa hari setelah hari raya.

"Kalau rumah sakit insyaallah tetap buka. Tetapi memang ada faskes-faskes seperti faskes primer yang tutup saat cuti Lebaran," jelasnya.

Untuk itu, Hernina mengingatkan masyarakat yang hendak melakukan mudik agar mengetahui fasilitas medis di wilayah tujuan. Jika kondisi yang dialami merupakan keadaan gawat darurat, maka peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dapat langsung mendatangi rumah sakit terdekat.

Namun, apabila kondisi tidak termasuk kategori gawat darurat, maka peserta dianjurkan mendatangi fasilitas kesehatan tingkat pertama yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.

Terkait kendala yang kerap terjadi, khususnya ketika banyak faskes primer sudah tutup mendekati hari raya, Hernina menyarankan masyarakat untuk memanfaatkan layanan informasi resmi dari BPJS Kesehatan.

Peserta dapat menghubungi hotline service BPJS Kesehatan untuk mengetahui daftar fasilitas kesehatan yang tetap buka selama masa libur. Selain itu, informasi juga bisa diakses melalui aplikasi Mobile JKN yang dapat menampilkan data faskes sesuai lokasi peserta berada.

"Atau bisa juga melihat di Mobile JKN. Nanti bisa tahu faskes mana saja yang tetap beroperasi," jelasnya.

Hernina menambahkan, aplikasi Mobile JKN dapat digunakan meskipun peserta berada di luar kota. Sistem pada aplikasi tersebut akan menyesuaikan lokasi pengguna dan menampilkan informasi faskes yang tersedia di wilayah tersebut.

Dalam kesempatannya ini, pihaknya juga berharap seluruh fasilitas kesehatan mitra dapat menyampaikan jadwal operasional dan masa libur Lebaran kepada kantor BPJS Kesehatan setempat.

Langkah ini bertujuan agar informasi mengenai jam layanan dan status operasional faskes dapat diperbarui secara akurat, sehingga masyarakat memperoleh informasi yang jelas sebelum mengakses layanan kesehatan.

Terkait pasien dengan kebutuhan layanan rutin, seperti pasien cuci darah (hemodialisis), Hernina memastikan mekanisme pelayanan tetap dapat diakses meskipun peserta sedang mudik.

Peserta dapat melakukan pendaftaran dan memperoleh rujukan melalui aplikasi Mobile JKN sesuai rumah sakit tujuan yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan di wilayah tempat mereka berada.

"Kalau waktunya cuci darah saat mudik, bisa buka Mobile JKN untuk mendaftar dan mendapatkan rujukan rumah sakit di lokasi tersebut," jelasnya.

 


Reporter: Santi Wahyu/Editor:  Ais

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.