14 March 2026

Get In Touch

DPRD Jatim Ingatkan Dishub Maksimalkan Program Mudik Gratis Lebaran 2026

Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur, dr Agung Mulyono.
Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur, dr Agung Mulyono.

SURABAYA (Lentera) – Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur, dr Agung Mulyono, meminta Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Timur mempersiapkan arus mudik Lebaran 2026 secara profesional, termasuk dalam pelaksanaan program mudik gratis.

Permintaan tersebut disampaikan menjelang arus mudik Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah/2026 Masehi. Menurutnya, program mudik gratis diharapkan mampu menekan risiko kecelakaan sekaligus membantu masyarakat yang ingin pulang ke kampung halaman.

“Kami ingin Dishub tentunya mengolah dengan profesional, karena dengan mudik gratis harapannya menekan risiko kecelakaan,” ungkap dr Agung di Surabaya, Sabtu (14/03/2026).

Ia menambahkan program tersebut juga dapat meringankan beban masyarakat yang hendak melakukan perjalanan mudik.

“Yang kedua membantu mereka, meringankan mereka, dengan mudik gratis itu. Harapan saya, Dishub mengatur betul, kalau perlu permudah daftarnya dengan online,” ucap dia.

Agung menekankan pentingnya konsep 3S dalam penyelenggaraan mudik, yakni sukses persiapan, sukses pelaksanaan, dan sukses setelah kegiatan hingga pemudik sampai tujuan dengan selamat.

“Kembali 3S konsepnya, sukses persiapan, sukses acara, sukses pascanya, sampai tujuan. Artinya, inginnya ke sana,” tegasnya.

Selain transportasi, ia juga menyoroti kondisi infrastruktur jalan yang menjadi faktor penting keselamatan pemudik. Ia mengimbau Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Timur melakukan tindakan pencegahan sejak dini terhadap kerusakan jalan.

“Dan saya juga sebagai (anggota) Komisi D mengimbau Bina Marga melakukan preventive action, tidak nunggu korektif,” jelas dia.

Menurutnya, perbaikan jalan seharusnya dilakukan sebelum terjadi kecelakaan akibat kerusakan jalan. “Artinya apa? Jalan-jalan yang rusak, jalan-jalan yang berlubang, segera ditambal. Tidak nunggu kecelakaan, baru action, enggak. Jadi kita preventive action namanya,” ujarnya.

Agung mengaku turut memantau kondisi jalan di daerah pemilihannya dan berkoordinasi dengan pihak terkait agar perbaikan segera dilakukan. “Saya juga turun ke Dapil, saya telepon, kalau PT benerin, (jalan) yang lagi enggak bagus benerin, toh ada anggaranya juga, mereka support,” ungkap dia.

Terkait kekhawatiran pasokan bahan bakar minyak (BBM) menjelang arus mudik, termasuk dampak situasi geopolitik seperti konflik di Timur Tengah, Agung menegaskan pihaknya akan berupaya maksimal memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan.

“Sebagai wakil rakyat tentunya akan berupaya seoptimal mungkin demi kelancaran mudik ini, demi terlayani warga masyarakat yang bermudik ini,” ujar Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Jatim tersebut.

Selain itu, ia juga mendorong masyarakat memanfaatkan layanan pengaduan yang tersedia jika menemukan kendala selama perjalanan mudik. “Masyarakat tidak usah segan-segan, sekarang era digital, kalau ada keluhan-keluhan yang begitu masyarakat kelancaran, telepon,” pesannya.

Menurutnya, berbagai instansi telah menyediakan kanal komunikasi yang memudahkan masyarakat. “Saya yakin di Bina Marga itu ada call centernya, di Dishub pun ada call centernya. Saya yakin Pertamina pun ada call center,” katanya.

Namun demikian, dr Agung juga mengingatkan masyarakat agar pengaduan dilakukan secara bijak dan benar-benar untuk kepentingan publik. “Hari gini dimudahkan (dengan) digitalisasi, tapi betul-betul komplainnya memang untuk masyarakat, tidak untuk pribadi,” tutupnya. (*)

 

Reporter: Pradhita
Editor : Lutfiyu Handi

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.