JOMBANG (Lentera) - Teka-teki penyebab kematian ibu dan anak yang jenazahnya ditemukan, Rabu (25/02/2026) di area bekas asrama polisi (Aspol) Desa Rejoagung, Kecamatan Ploso, Jombang akhirnya terungkap.
Polres Jombang memastikan, peristiwa tersebut merupakan murni tindakan bunuh diri yang dipicu oleh tekanan psikologis mendalam.
Kapolres Jombang, AKBP Ardi Kurniawan mengungkapkan bahwa identitas kedua korban telah tervalidasi melalui uji DNA dan pemeriksaan forensik, keduanya adalah Sri Kusyanti (36) dan putrinya Naila (6), asal Balongrejo, Kabupaten Nganjuk.
Berdasarkan investigasi gabungan bersama Puslabfor dan tim identifikasi Polda Jatim, polisi tidak menemukan bukti adanya keterlibatan pihak ketiga.
“Rekaman CCTV menunjukkan korban berangkat dari Nganjuk menuju lokasi tanpa pengawalan atau diikuti orang mencurigakan. Mereka bahkan sempat berhenti untuk mengisi bahan bakar secara normal,” ungkapnya, Jumat (20/3/2026).
Dikataka,\n, tim dokter menemukan zat kimia pembersih lantai di organ dalam sang ibu. Sementara pada sang anak, terdapat luka bakar di wajah yang diduga berasal dari cairan serupa.
Sang anak dinyatakan meninggal akibat sesak napas (mati lemas), diperparah paparan asap. Sedangkan sang ibu mengalami kerusakan organ dalam, dan pendarahan hebat.
Berdasarkan pendalaman psikologi melalui keterangan keluarga, sambung AKBP Ardi, korban memiliki kepribadian tertutup dan cenderung memendam persoalan sendirian. AKBP Ardi menyebut sebelumnnya korban juga pernah mencoba bunuh diri.
”Data dari pihak keluarga menunjukkan adanya perubahan perilaku yang signifikan. Korban sebelumnya juga pernah mencoba melakukan upaya serupa, namun saat itu nyawanya masih bisa tertolong,” jelas Ardi.
Menurut AKBP Ardi, berdasarkan penyelidikan, kejadian bermula saat sang ibu memberikan cairan pembersih kepada anaknya, kemudian melakukan pembakaran yang merenggut nyawa keduanya.
Dengan tidak ditemukannya unsur pidana atau intervensi pihak luar, kasus ini dinyatakan selesai dan ditutup secara resmi.
Diberitakan sebelumnya, warga Desa Rejoagung, Kecamatan Ploso, Jombang dihebohkan penemuan dua jenazah perempuan di area bekas bangunan Asrama Polisi (Aspol), desa setempat, Rabu (25/02/26).
Jasad yang ditemukan di sebuah lubang bangunan tua tersebut dilaporkan dalam kondisi kulit yang melepuh. Penemuan ini terjadi sekitar pukul 14:30 WIB. Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, kedua korban terdiri dari seorang wanita dewasa dan seorang perempuan yang masih anak-anak. Keduanya diiduga ibu dan anak.
Kasatreskrim Polres Jombang, AKP Dimas Robin Alexander mengonfirmasi kedua jenazah telah dievakuasi ke rumah sakit untuk menjalani proses autopsi guna mengungkap penyebab pasti kematian.
“Di lokasi kejadian, kita mengamankan beberapa barang bukti penting, di antaranya botol berisi cairan bahan bakar minyak (BBM),” ucapnya.
Selain itu, polisi juga mengamankan barang bukti sebuah kendaraan sepeda motor Yamaha Vega dengan nomor polisi AG 5053 WO, yang terparkir di sekitar lokasi.
“Warga sekitar sempat melihat motor tersebut sudah terparkir di sana selama dua hari terakhir. Namun, untuk identitas pasti kedua korban masih dalam tahap penyelidikan,” ujar AKP Dimas.
Reporter: Sutono Abdillah/Editor: Ais




