Hadiri Halal Bihalal Pemuda Pancasila Kota Malang, Wawali Ali: Persatuan dan Keterlibatan Masyarakat Kunci Pembangunan
MALANG (Lentera) - Wakil Wali Kota Malang, Ali Muthohirin menegaskan persatuan dan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat menjadi kunci utama, dalam mendorong pembangunan Kota Malang.
"Persatuan adalah kunci. Tanpa itu, kita akan sulit bergerak bersama menghadapi berbagai tantangan yang semakin kompleks," ujar Ali saat menghadiri kegiatan Halal Bihalal yang digelar Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kota Malang, Minggu (12/4/2026).
Ali menekankan, tantangan pembangunan ke depan semakin kompleks. Oleh karena itu, dibutuhkan soliditas dan kebersamaan seluruh pihak agar arah pembangunan tetap berjalan optimal.
Ditegaskannya, pemerintah daerah tidak dapat bekerja sendiri dalam mewujudkan pembangunan. Peran serta masyarakat, termasuk organisasi kemasyarakatan, dinilai sangat strategis dalam memperkuat fondasi pembangunan yang berkelanjutan.
"Semua elemen harus terlibat. Dengan kebersamaan, pembangunan tidak hanya berjalan lebih cepat, tetapi juga berkelanjutan," tegasnya.
Lebih lanjut, Ali juga mengingatkan pentingnya menjaga kondusivitas daerah. Menurutnya, situasi yang aman dan harmonis merupakan faktor penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ali turut memberikan apresiasi kepada berbagai elemen masyarakat, yang selama ini telah berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah. Ia berharap, sinergi yang telah terbangun dapat terus diperkuat dan dijaga konsistensinya.
Sementara itu, Ketua MPC Pemuda Pancasila Kota Malang, Ripkianto menyampaikan kegiatan halal bihalal tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga momentum untuk memperkuat peran organisasi di tengah masyarakat.
Ia menegaskan, komitmennya untuk terus mendorong anggota Pemuda Pancasila agar berkontribusi positif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.
"Kami ingin terus berbenah dan memastikan kehadiran organisasi ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," ujar Ripkianto.
Reporter: Santi Wahyu/Editor: Ais




