GEMPAR lagi anggaran di Badan Gizi Nasional (BGN). Kali ini publik dibuat t terkejut oleh bujet rapat virtual Rp 5,7 miliar untuk langganan Zoom Meeting periode April-Desember 2026. Kewajarannya pun dipertanyakan. Sebab angka miliaran rupiah untuk aplikasi konferensi daring dinilai terlalu fantastis jika dibandingkan tarif paket resmi Zoom di pasaran yang hanya ratusan ribu rupiah per akun per bulan. BGN sendiri mengklaim dana itu dibutuhkan untuk koordinasi nasional program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan kapasitas 5.000 pengguna aktif dengaan 50.000 peserta per sesi. Sorotan publik soal anggaran BGN bukan kali pertama muncul. Sebelumnya ramai dikritik pengadaan kaos kaki Rp 6,9 miliar, karena dinilai lebih besar dari anggaran pengawasan BPOM. Transformasi IT Rp 1,2 triliun juga dipertanyakan urgensi. Bahkan ada anggaran event organizer senilai Rp 113,9 miliar. Belum lagi muncul daftar belanja lain seperti tablet, semir sepatu hingga kendaraan bermotor bernilai besar. Di tengah polemik itu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa juga secara tegas meminta pimpinan BGN lebih efisien dalam mengelola anggaran. Di sisi lain kabar keracunan anak hingga ibu hamil, diduga dipicu menu MBG juga terus berembus. BACA BERITA LENGKAP, KLIK DISINI https://lenteratoday.com/upload/Epaper/27042026.pdf




.jpg)