02 May 2026

Get In Touch

Kembali Sentil Narasi Indonesia Gelap (Koran Kamis, 30 April 2026)

DI sela peresmian proyek strategis hilirisasi senilai Rp116 triliun di Cilacap, Jawa Tengah, Rabu, (29/4/2026), mendadak Presiden Prabowo Subianto kembali menyentil dua narasi pesimisme yaitu Indonesia Gelap dan Kabur Aja Dulu. Bagi Presiden, kegelisahan publik tersebut merupakan refleksi dari pandangan yang keliru. Ia melabeli para pengusung narasi Indonesia Gelap sebagai pihak yang memiliki mata buram. Sebuah kiasan untuk mereka yang dinilai gagal melihat kemajuan pembangunan nasional. Prabowo bahkan melontarkan sindiran tajam bagi generasi muda yang berambisi meninggalkan tanah air demi mencari peluang di luar negeri."Kabur saja ke Yaman," cetus Presiden, menyentil fenomena eksodus intelektual dan keresahan ekonomi yang menghantui kelas pekerja muda.Tak sekadar menepis kritik, Prabowo memanfaatkan podium tersebut untuk membentengi keberlanjutan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia menegaskan bahwa penggelontoran anggaran kepada rakyat merupakan mandat moral pemerintah yang dibiayai dari hasil efisiensi dan pemberantasan korupsi, bukan sekadar beban fiskal. Menurutnya, tidak ada yang keliru jika negara 'mengguyur' rakyatnya sendiri dengan uang hasil penghematan tersebut. Prabowo juga mengungkap manifestasi harapan yang puitis ingin hidup seribu tahun lagi. Agar bisa melihat Indonesia menjadi bangsa yang makmur dan dihormati. Namun, di balik optimisme yang ditiupkan, tantangan nyata berupa rendahnya upah dan sulitnya lapangan kerja tetap menjadi api dalam sekam yang terus menyulut keresahan masyarakat sipil. BACA BERITA LENGKAP, KLIK DISINI https://lenteratoday.com/upload/Epaper/30042026.pdf

Share:
img
Author

Fitriyanti

Lentera Today.
Lentera Today.