12 May 2026

Get In Touch

Dishub Kota Malang Pantau 4 Ruas Jalan Saat Libur Panjang

Kepala Dinas Perhubungan Kota Malang, Widjaja Saleh Putra (Santi/Lentera)
Kepala Dinas Perhubungan Kota Malang, Widjaja Saleh Putra (Santi/Lentera)

MALANG (Lentera) -Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang meningkatkan pemantauan lalu lintas di empat ruas jalan yang rawan mengalami kepadatan selama rangkaian libur panjang Kenaikan Isa Almasih, Iduladha, dan Hari Raya Waisak di Mei 2026 ini.

"Upaya antisipasi sudah kami susun. Kami memanfaatkan teknologi dan aplikasi yang mampu memberikan laporan kondisi lalu lintas secara real time," ujar Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, Selasa (12/5/2026).

Sejumlah ruas jalan yang telah dipetakan menjadi titik rawan kepadatan arus kendaraan, meliputi Jalan Ahmad Yani, Jalan Borobudur Kecamatan Blimbing, kemudian Jalan Basuki Rahmat, dan Jalan Merdeka di Kecamatan Klojen.

Menurut pria yang akrab dengan sapaan Jaya ini, penggunaan sistem pemantauan digital menjadi strategi efektif untuk mempercepat respons petugas di lapangan, terutama di tengah keterbatasan jumlah personel.

"Kalau di titik-titik tersebut muncul kemacetan, kami bisa langsung mengirim petugas untuk melakukan penanganan," katanya.

Jaya menjelaskan, Jalan Ahmad Yani menjadi salah satu titik yang perlu diwaspadai karena merupakan jalur utama kendaraan dari arah Gerbang Tol Singosari menuju pusat Kota Malang.

Sementara itu, Jalan Borobudur diprediksi ramai karena menjadi kawasan dengan banyak kafe dan akses penghubung menuju Jalan Soekarno-Hatta hingga ke arah Kota Batu.

Kemudian, Jalan Basuki Rahmat atau kawasan Kayutangan Heritage diperkirakan mengalami peningkatan arus kendaraan karena menjadi salah satu destinasi wisata favorit yang dipadati kafe, restoran, dan pusat aktivitas masyarakat.

Adapun Jalan Merdeka, termasuk kawasan Alun-Alun Merdeka, juga diperkirakan menjadi magnet bagi wisatawan maupun warga lokal yang memanfaatkan libur panjang untuk berwisata dan bersantai bersama keluarga.

Selain menyiagakan personel, Dishub Kota Malang juga menyiapkan skema penanganan cepat apabila terjadi lonjakan kendaraan di titik-titik tertentu.

Untuk penerapan rekayasa lalu lintas, Dishub akan berkoordinasi dengan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Malang Kota agar setiap kebijakan yang diterapkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Meski demikian, Dishub memperkirakan arus kendaraan di jalur nasional yang menghubungkan Kota Malang dan Kabupaten Malang tidak akan sepadat periode libur panjang pada umumnya.

Jaya menilai hal itu dipengaruhi oleh berbarengannya rangkaian libur panjang dengan musim haji, yang berpotensi mengurangi jumlah perjalanan masyarakat.

"Namun kami tetap waspada terhadap potensi anomali. Kondisi yang awalnya diperkirakan lancar bisa saja tiba-tiba mengalami kemacetan," tuturnya. (ADV)

Reporter: Santi Wahyu|Editor: Arifin BH

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.