TRENGGALEK (Lentera) -Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Trenggalek pada 2027 direncanakan diikuti 128 desa dengan kebutuhan anggaran sekitar Rp 5 miliar. Meski anggaran telah diusulkan, pemerintah daerah belum bisa memastikan jadwal pelaksanaannya karena masih menunggu penyelesaian Peraturan Bupati (Perbup).
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Trenggalek, Suhartoko, mengatakan usulan anggaran tersebut dibagi dalam 2 tahun. Pada 2026, anggaran yang diusulkan sekitar Rp 1 miliar, sedangkan kebutuhan pada 2027 diperkirakan mencapai Rp 4 miliar.
Dana itu direncanakan dalam bentuk bantuan keuangan kepada pemerintah desa untuk mendukung pelaksanaan Pilkades. Namun, besaran anggaran yang telah diusulkan tersebut belum berarti tahapan pemilihan bisa langsung berjalan.
Suhartoko menjelaskan, pemerintah daerah sudah mulai menyusun konsep jadwal. Hanya saja, penentuan tahapan secara resmi masih menunggu hasil fasilitasi Perbup di Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
"Kami sudah mencoba menyusun konsep penjadwalannya. Namun, kami masih menunggu hasil fasilitasi Perbup. Setelah itu, nanti kita undangkan dan kita siapkan penjadwalan dalam bulan depan," ujar Suhartoko seusai rapat kerja bersama Komisi I DPRD Trenggalek, Jumat (16/10/2026).
Pernyataan tersebut mengarah pada persiapan penjadwalan pada November 2026. Meski begitu, tanggal pelaksanaan dan rincian tahapan Pilkades belum ditetapkan karena Perbup masih harus melalui proses fasilitasi sebelum diundangkan.
Wakil Ketua Komisi I DPRD Trenggalek, Guswanto, mengatakan perkembangan tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam rapat bersama DPMD. Ia menyebut Peraturan Daerah (Perda) yang menjadi dasar pelaksanaan Pilkades telah memperoleh nomor registrasi, sehingga proses selanjutnya berfokus pada penyelesaian Perbup.
"Perda telah diberikan nomor registrasi. Nah, kita tinggal menunggu Perbup. Perbupnya masih harmonisasi ke wilayah provinsi," kata Guswanto.
Pemerintah daerah kini masih menunggu rampungnya proses tersebut sebelum melangkah ke penetapan jadwal Pilkades serentak 2027. Sementara itu, usulan anggaran sekitar Rp 5 miliar disiapkan untuk mendukung pelaksanaan pemilihan di 128 desa.
Reporter: Herlambang|Editor: Arifin BH





.jpg)