28 October 2026

Get In Touch

Bupati Subandi Takziah ke Keluarga Almarhum Kades Tropodo, Serahkan Santunan BPJS Ketenagakerjaan

Bupati Sidoarjo Subandi menyerahkan santunan BPJS Ketenagakerjaan sebesar Rp46,38 juta kepada ahli waris almarhum Kades Tropodo, Rabu (28/10/2026).
Bupati Sidoarjo Subandi menyerahkan santunan BPJS Ketenagakerjaan sebesar Rp46,38 juta kepada ahli waris almarhum Kades Tropodo, Rabu (28/10/2026).

SIDOARJO (Lentera) – Bupati Sidoarjo Subandi berkunjung ke kediaman keluarga almarhum Moch Kusaini, Kepala Desa Tropodo, Kecamatan Waru, Rabu (28/10/2026). Selain takziah, bupati juga menyerahkan santunan BPJS Ketenagakerjaan kepada ahli waris almarhum. 

Bantuan yang diberikan berupa santunan BPJS Ketenagakerjaan sebesar Rp 46.386.497 yang terdiri dari Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT) dan Jaminan Pensiun (JP). Penyerahan dilakukan di rumah duka almarhum Moch Kusaini di Wisma Tropodo Waru. Selain itu, keluarga almarhum Kusaini nantinya juga akan menerima Jaminan Pensiun berkala dari BPJS Ketenagakerjaan sebesar Rp 1.516.515 setiap bulan.

Subandi berharap santunan tersebut dapat meringankan beban keluarga almarhum. Santunan seperti ini merupakan bentuk dukungan pemerintah kepada masyarakat. Ia juga meminta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kesabaran dalam menghadapi cobaan seperti ini.

“Alhamdulillah hari ini kita bisa bertakziah kekediaman keluarga almarhum Kepala Desa Moch Kusaini, semoga almarhum ditempatkan di surga terbaik di sisi Allah,” kata Subandi usai berkunjung ke kediaman almarhum Kepala Desa Tropodo.

Menurutnya, seluruh perangkat desa di Kabupaten Sidoarjo telah terlindungi jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan. Pemkab Sidoarjo telah menanggung seluruh iuran kepersertaannya. “Kita sebagai pemerintah daerah memberikan bantuan ini karena sudah kita masukkan program pemerintah dan terus berkolaborasi dengan BPJS ketenagakerjaan. 

Jadi, mulai dari perangkat desa, lembaga desa, hingga dari kader ini sudah masuk semua ke BPJS Ketenagakerjaan,” ujarnya.Subandi menyebut pada tahun 2026 program satu ASN satu duafa mulai dijalankan untuk membantu satu warga duafa agar memperoleh perlindungan BPJS Ketenagakerjaan.

"Pada 2026 program ini sudah mulai berjalan. Eselon II, eselon III, kepala sekolah, kepala rumah sakit, hingga kepala puskesmas sudah mulai mengikutsertakan warga duafa ke dalam BPJS Ketenagakerjaan. Harapan kami, pada tahun 2027 seluruh ASN di Kabupaten Sidoarjo bergerak bersama melalui program satu ASN membawa satu duafa," katanya.

Subandi menegaskan bahwa Pemkab Sidoarjo akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, terutama dalam pemenuhan kebutuhan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. "Sebagai pimpinan daerah, kami akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Salah satunya melalui perlindungan BPJS Ketenagakerjaan agar masyarakat mendapatkan jaminan dan perlindungan yang layak," ujarnya.

Penyerahan santunan BPJS Ketenagakerjaan tersebut diharapkan dapat membantu keluarga yang ditinggalkan sekaligus menjadi bukti nyata hadirnya Pemkab Sidoarjo dalam memberikan perlindungan jaminan sosial bagi perangkat desa dan masyarakat Kabupaten Sidoarjo. (*)

 

Reporter : Teguh 
Editor: Lutfiyu Handi

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.