01 November 2026

Get In Touch

Usai Dilantik, Purnomo Hadi Minta Kader PKB Turun Tangan Atasi Persoalan Rakyat

Pelantikan pengurus DPC PKB Kabupaten Madiun periode 2026–2031. Kader diminta hadir dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat, bukan hanya saat pemilu.
Pelantikan pengurus DPC PKB Kabupaten Madiun periode 2026–2031. Kader diminta hadir dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat, bukan hanya saat pemilu.

MADIUN (lentera) – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Madiun ditantang membuktikan keberpihakan kepada masyarakat melalui kerja nyata, bukan sekadar aktivitas politik menjelang pemilu. Pesan tersebut mengemuka dalam pelantikan pengurus DPC PKB Kabupaten Madiun masa bakti 2026–2031 di Hotel Sun City, Kota Madiun, Sabtu (31/10/2026).

Ketua DPC PKB Kabupaten Madiun, Purnomo Hadi, meminta seluruh kader turun langsung mendampingi masyarakat dalam menghadapi berbagai persoalan. Mulai dari kesulitan pupuk yang dialami petani, kebutuhan pakan bagi peternak, hingga persoalan lapangan pekerjaan bagi generasi muda.

Menurut pria yang akrab disapa dr. Pur tersebut, keberadaan partai harus dirasakan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari, bukan hanya ketika kontestasi politik berlangsung.

"PKB wajib memberi manfaat nyata. Jangan sampai muncul hanya saat pemilu saja. Kader harus hadir mendampingi masyarakat ketika petani kesulitan pupuk, peternak butuh pakan, serta saat generasi muda membutuhkan pekerjaan," tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPW PKB Jawa Timur, Abdul Halim Iskandar atau Gus Halim, mengingatkan bahwa perjalanan PKB tidak bisa dilepaskan dari sejarah kelahirannya yang berakar dari Nahdlatul Ulama (NU).

Karena itu, menurutnya, perjuangan politik PKB harus senantiasa berorientasi pada kemaslahatan masyarakat. Soliditas antara partai, ulama, dan pemerintah daerah juga dinilai penting untuk mengawal pembangunan yang berkelanjutan.

Gus Halim turut mendorong pengurus baru meningkatkan kepercayaan publik melalui perjuangan kebijakan yang berpihak kepada petani, santri, dan masyarakat luas.

"Senantiasa meningkatkan kepercayaan publik sekaligus memperjuangkan kebijakan yang berpihak kepada petani, santri, dan masyarakat luas," paparnya.

Dalam kepengurusan periode 2026–2031, posisi Ketua Dewan Syuro dipercayakan kepada Muhtarom. Sementara Ketua Dewan Tanfidz dijabat Purnomo Hadi, didampingi Nuryanto sebagai sekretaris dan Wahyu Widayat sebagai bendahara. Susunan kepengurusan tersebut mengacu pada SK DPP PKB tertanggal 1 Juli 2026.

Pelantikan yang turut dihadiri Bupati Madiun Hari Wuryanto ini menjadi awal bagi kepengurusan baru untuk memperkuat konsolidasi organisasi hingga tingkat bawah sekaligus meningkatkan kontribusi partai dalam pembangunan daerah. (*)

 

Reporter : Wiwiet Eko Prasetyo
Editor: Lutfiyu Handi

 

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.