04 April 2025

Get In Touch

Tingkatkan Gizi Balita, PKK- DKPP Kota Kediri Bantu Paket Ikan Ke Posyandu

Tingkatkan Gizi Balita, PKK- DKPP Kota Kediri Bantu Paket Ikan Ke Posyandu

KEDIRI (Lenteratoday)-PKK Kota Kediri - Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) membagikan paket menu ikan ke posyandu. Menu ikan dipilih untuk pertumbuhan bayi pada 2 tahun pertama merupakan masa penting, guna perkembangan kecerdasan.

Pembagian menu sebanayak 40 paket ikan merupakan suplai gizi melalui gerakan Gemarikan dibagikan ke Posyandu di Keluarahan Balowerti, Kecamatan Kota, Rabu (2/12/2020).  Pasalnya jika pada masa pertumbuhan bayi 2 tahun pertama kekurangan gizi, maka nutrisi otak berkurang sehingga pertumbuhan bayi kurang optimal.

Menurut Ferry Silviana Feronica, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Kediri, kehidupan 2 tahun pertama bayi dahsyat sekali. Prinsipnya use it or lose it, kalau sudah terlanjur buruk sudah tidak bisa dikejar. PKK ingin ambil bagian dalam  peningkatan kualitas gizi balita, agar anak-anak di Kota Kediri tumbuh sehat berkualitas.

Pembagian paket ikan, Ferry Silviana Feronica didampingi Kepala DKPP Mohamad Ridwan, Camat Kota Kediri, dan Ketua Tim Penggerak PKK Kelurahan Balowerti. Paket itu berisi nasi dan rolade salmon untuk menu balita. Pembagiannya melalui 5 orang perwakilan balita agar tidak menimbulkan kerumunan.

“Kota Kediri pernah menempati ranking terbawah dalam angka konsumsi ikan. Kini sudah jauh melesat ke atas dengan berbagai program, termasuk pembagian menu ikan di Posyandu seperti yang dilakukan saat ini. Posyandu juga merupakan bagian dari ranah kerja PKK Pokja II,” kata Ferry Silviana yang juga Ketua FORIKAN (Forum Peningkatan Konsumsi Ikan).

Pembagian paket menu ikan di Posyandu ini sudah ke-3 kalinya. Sejumlah 9 Posyandu sudah menerima paket serupa dengan total 330 paket. Tim memberikan paket setiap hari Rabu dan Sabtu. Paket ini diharapkan bisa menambah gizi balita dan menginspirasi para ibu menambahkan menu ikan dalam asupan gizi balita. Variasi olah ikan tak hanya digoreng, misalnya dibikin rolade dan masakan lain sehinggga balita tertarik untuk makan.

“Selama pandemi tidak ada kegiatan Posyandu, maka tim melakukan kunjungan dari rumah ke rumah,” kata Ismi, kader kesehatan.

Sementara itu Asri Andaryati, Sekretaris DKPP Kota Kediri mengatakan bahwa sejak pandemi, penyerapan hasil ikan di Kota Kediri menurun termasuk penyerapan restoran dan hotel. “Sekarang untuk mendapatkan ikan-ikan yang bagus lebih mudah, maka ayo konsumsi ikan,” kata Asri.

Menurut pantauan DKPP Kota Kediri, masyakat Kota Kediri masih belum memprioritaskan ikan sebagai konsumsi utama. Apalagi pada saat pandemi, menu ikan semakin tidak menjadi prioritas padahal dalam ikan terkandung nutrisi yang bagus, khususnya untuk balita.(gos)

Tingkatkan Gizi Balita, PKK- DKPP Kota Kediri Bantu Paket Ikan Ke Posyandu

Kediri (Lenteratoday)-PKK Kota Kediri- Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) membagikan paket menu ikan ke posyandu. Menu ikan dipilih untuk pertumbuhan bayi pada 2 tahun pertama merupakan masa penting, guna perkembangan kecerdasan.

Pembagian menu sebanayak 40 paket ikan merupakan suplai gizi melalui gerakan Gemarikan dibagikan ke Posyandu di Keluarahan Balowerti, Kecamatan Kota, Rabu (2/12/2020).  Pasalnya jika pada masa pertumbuhan bayi 2 tahun pertama kekurangan gizi, maka nutrisi otak berkurang sehingga pertumbuhan bayi kurang optimal.

Menurut Ferry Silviana Feronica, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Kediri, kehidupan 2 tahun pertama bayi dahsyat sekali. Prinsipnya use it or lose it, kalau sudah terlanjur buruk sudah tidak bisa dikejar. PKK ingin ambil bagian dalam  peningkatan kualitas gizi balita, agar anak-anak di Kota Kediri tumbuh sehat berkualitas.

Pembagian paket ikan, Ferry Silviana Feronica didampingi Kepala DKPP Mohamad Ridwan, Camat Kota Kediri, dan Ketua Tim Penggerak PKK Kelurahan Balowerti. Paket itu berisi nasi dan rolade salmon untuk menu balita. Pembagiannya melalui 5 orang perwakilan balita agar tidak menimbulkan kerumunan.

“Kota Kediri pernah menempati ranking terbawah dalam angka konsumsi ikan. Kini sudah jauh melesat ke atas dengan berbagai program, termasuk pembagian menu ikan di Posyandu seperti yang dilakukan saat ini. Posyandu juga merupakan bagian dari ranah kerja PKK Pokja II,” kata Ferry Silviana yang juga Ketua FORIKAN (Forum Peningkatan Konsumsi Ikan).

Pembagian paket menu ikan di Posyandu ini sudah ke-3 kalinya. Sejumlah 9 Posyandu sudah menerima paket serupa dengan total 330 paket. Tim memberikan paket setiap hari Rabu dan Sabtu. Paket ini diharapkan bisa menambah gizi balita dan menginspirasi para ibu menambahkan menu ikan dalam asupan gizi balita. Variasi olah ikan tak hanya digoreng, misalnya dibikin rolade dan masakan lain sehinggga balita tertarik untuk makan.

“Selama pandemi tidak ada kegiatan Posyandu, maka tim melakukan kunjungan dari rumah ke rumah,” kata Ismi, kader kesehatan.

Sementara itu Asri Andaryati, Sekretaris DKPP Kota Kediri mengatakan bahwa sejak pandemi, penyerapan hasil ikan di Kota Kediri menurun termasuk penyerapan restoran dan hotel. “Sekarang untuk mendapatkan ikan-ikan yang bagus lebih mudah, maka ayo konsumsi ikan,” kata Asri.

Menurut pantauan DKPP Kota Kediri, masyakat Kota Kediri masih belum memprioritaskan ikan sebagai konsumsi utama. Apalagi pada saat pandemi, menu ikan semakin tidak menjadi prioritas padahal dalam ikan terkandung nutrisi yang bagus, khususnya untuk balita.(gos)

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.