
MADIUN (Lenteratoday) - Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Madiun mendapatkan penghargaan terbaik pertama Anugerah Karya Utama Adminduk 2020 tingkat Provinsi Jawa Timur. Penghargaan tersebut merupakan hasil dari pelayanan administrasi kependudukan (Adminduk) yang telah melampaui target nasional.
Plt Kepala Dispendukcapil, Asmawi mengatakan bahwa dia tidak menyangka akan menerima penghargaan dari Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Kependudukan (PPAK) Provinsi Jawa Timur tersebut karena undangan awalnya adalah rapat koordinasi di Surabaya.
"Jadi kita tidak tahu sebelumnya. Karena undanganya hanya rapat tetapi ada penghargaan di dalamnya,’’ jelas Asmawi pada Kamis (03/12/2020).
Asmawi menjelaskan kenapa Dispendukcapil Kota Madiun mendapatkan penghargaan tersebut karena pelayanan akta kelahiran, kartu identitas anak (KIA) dan E-KTP yang melampaui target nasional. Dia menjelaskan, target nasional akta kelahiran adalah 95 %, sedangkan Kota Madiun mencapai 98,9 %. Berikutnya dengan KIA yang targetnya hanya 20 % namun mencapai 81,33 %. Sedangkan perekamanan E-KTP yang targetnya 98 %, Dispendukcapil mampu mencapai 99 %.
"Alhamdulilah, pencapaian kita melebihi target yang ditetapkan pemerintah pusat. Begitu juga dengan indikator lain kita juga sudah berhasil memenuhi,’’ imbuhnya.
Dispendukcapil Kota Madiun menduduki peringkat pertama dari sepuluh Kota/Kabupaten yang berada di Jawa Timur. Asmawi mengatakan bahwa penghargaan tersebut baru pertamakali dilakukan sehingga baru ditandatangani oleh Kepala Dinas PPAK Provinsi Jawa Timur. Namun kedepannya, penghargaan tersebut akan ditandatangani oleh Gubernur Jawa Timur.
"Karenanya, kami berkomitmen untuk semakin meningkatkan capaian layanan Adminduk ke depan. Salah satunya, dengan memperbanyak turun ke bawah melalui layanan jemput bola,’’ tandasnya. (Ger)