
Surabaya – Antusiasme warga untuk menjadi Panitia PemiluKecamatan (PPK) pada Pilkada serentak cukup tinggi. Berdasarkan data KomisiPemilihan Umum (KPU) Jatim, setidaknya ada 8.487 orang yang mendaftar PPK untukPilkada serentak 19 Kabupaten/Kota di Jatim.
Dari data KPU Jatim ini diketahui jika pendaftar masihdidominasi laki laki dengan 70 persen atau sebanyak 5.951 pendaftar, sedangkanyang perempuan ada 2.536 pendaftar atau 30 persen. Sedangkan daerah denganpendaftar paling banyak adalah jember sebanyak 1.041 pendaftar dan yang palingsedikit adalah kota Blitar. Data tersebut seperti yang disampaikan KomisionerKPU Jatim Divisi SDM dan Litbang, Rochani, Senin (27/1/2020).
Rochani mengatakan dengan jumlah pendaftar tersebut makasudah cukup untuk ditindak lanjuti dan tidak perlu perpanjangan waktupendaftaran. Tahapan setelah pendaftaran adalah penelitian administrasi selama3 hari mulai 25 - 27 Januari. Setelah itu, pengumuman hasil penelitianadministrasi akan disampaikan pada 28 - 29 Januari. "Jika lolos seleksiadministrasi, maka calon PPK harus mengikuti tes tulis," tuturnya.
Kemudian, peserta yang lolos dalam tes tulis juga akandiumumkan ke publik. Sehingga masyarakat bisa mengatahui dan melihat langsungsiapa saja peserta yang lolos. Pengumuman ke public ini sekaligus untuk mendapatkantanggapan dari masyarakat apakah mereka ini layak untuk menjadi PPK atau tidak.Jika tidak ada tanggapan, maka bisa berlanjut ke tahapan berikutnya yaitu teswawancara. Mereka yang diterima menjadi PPK akan menjalankan tugas di 386kecamatan yang ada di 19 kabupaten/kota se Jatim.
Tahapan selanjutnya setelah rekrutmen anggota PPK selesai yaiturekrutmen Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan Kelompok Penyelenggara PemungutanSuara (KPPS) di tingkat desa/kelurahan. (ufi)