04 April 2025

Get In Touch

Diusung Lima Partai, Machfud Arifin “Lirik” Azrul Ananda

Diusung Lima Partai, Machfud Arifin “Lirik” Azrul Ananda

Surabaya - Machfud Arifin resmi mendapat dukungan dari limapartai untuk maju sebagai Bakal Calon Walikota (Bacawali) Surabaya 2020. Kelimapartai tersebut yakni PKB, Gerindra, Demokrat, PAN dan PPP. Mereka serentakmenyatakan dukungan di Machfud Arifin Centre di Jalan Basuki Rachmat Surabaya,Minggu (26/1/2020).

Salah satu tim sukses yang digadang akan menjadi Ketua TimPemenangan, Miratul Mukminin atau Gus Amik juga berada di lokasi. Adik mantanMenteri BUMN, Dahlan Iskan tersebut terlihat berbaur dengan sejumlahfungsionaris partai lainnya. Sejumlah atribut partai, diantaranya bendera darikelima partai terlihat terpasang di lokasi. Dan sejumlah satgas darimasing-masing partai juga terlihat berkolaborasi mengamankan jalannya acara.

Dalam kesempatan itu, Machfud Arifin mengatakan denganadanya dukungan dari lima partai itu maka telah mendapat bekal cukup untukmendaftar di Pilwali Surabaya. Hal itu dilihat jumlah kursi masing masingpartai diantaranya PKB sebanyak 5 kursi, Gerindra sebanyak 5 kursi, Demokrat ada4 kursi, PAN ada 3 kursi, dan PPP dengan 1 kursi.

“Minimal persyaratan sudah terpenuhi (10 kursi). Sejauh inisudah lima partai yang fixed dan sisanya menyusul,” ungkapnya.

Menurutnya, pembicaraan lintas parpol terus dilakukan dantidak menutup kemungkinan beberapa partai lain akan menyusul memberikandukungan. ”Harapannya, bagi teman-teman partai yang belum mendukung, bisa ikutbergabung dengan kami,”tegasnya.

Menurut Machfud, gabungan koalisi besar yang mendukungpihaknya diyakini akan menjadi bekal pemerintahan kota kelak menjadi stabilapabila pihaknya terpilih sebagai Walikota. “Didalam menjalankan rodapemerintahan kan harus berkomunikasi dan sinergi,” jelasnya.

Dia menandaskan, Walikota tak bisa berjalan sendiri. Hal initerkait dengan fungsi partai dalam DPRD yang memiliki tiga fungsi, budgeting,pengawasan, dan legislasi. Sehingga dibutuhkan sinergi antara pemerintahan danlegislatif.

Menariknya, dalam deklarasi tersebut, pria yang juga mantanKetua Tim Kampanye Daerah (TKD) Jawa Timur (Jatim) Jokowi-Ma'ruf Amin inimemberi sinyal pendampingnya pada Pilwali 2020 nanti. Pasalnya, dalam kesempatanini dia acap kali menggandeng Presiden Persabaya, Azrul Ananda.

Sebenarnya kedatangan Azrul ke acara deklarasi sedikittelat. Mulanya hanya Media Officer Persebaya Nanang Prianto yang datang. Namundi tengah acara, putra Dahlan Iskan itu tiba. Tak menunggu waktu lama, Machfudlangsung mengajak Azrul naik ke panggung. Dia segera melepas jaketnya dandiberikan kepada Azrul. "Saya akan pasangkan jaket ini ke Mas Azrul,"ujarnya.

Ia pun juga sempat menyampaikan, Azrul harus bertanggungjawabatas keputusannya maju Pilwali 2020. Sebab, keputusan itu tak lain atas bujukrayu ayah Azrul, Dahlan Iskan. "Ini dia harus tanggungjawab, bapaknya(Dahlan Iskan) yang jontrongin (dorong) saya buat maju (pilwali). Loh, sayajuga dijontrongin yang nggak-nggak (sama bapak)," jawab Azrul sembaritersenyum.

Yang jelas, lanjut Machfud, dia akan memilih pasangan yangbisa meningkatkan elektoral politiknya di mata warga Surabaya. Mengingat,dirinya bukan dari kader partai. Dia mengisyaratkan wakilnya dari kalanganmillenial. "Yang bisa meningkatkan suara saya nanti di Pilwali, kalaumillenial bisa, tapi kok kalian (wartawan) ikut-ikutan melirik situ(Azrul)," kata Machfud lantas tertawa bersama Azrul.

Kendati demikian, belum ada pernyataan resmi dari Azrulapakah dirinya bersedia berkontestasi di Pilwali Surabaya. Azrul enggandiwawancarai selepas acara. (ard)

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.