03 April 2025

Get In Touch

Dikunjungi Pemkab Aceh Tengah, Risma Usulkan Desa Bunga

Dikunjungi Pemkab Aceh Tengah, Risma Usulkan Desa Bunga

Surabaya- Kota Pahlawan kembali menjadi jujugan beberapa daerah untuk melakukan kunjungan kerja. Terbaru, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dan Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK)  Aceh Tengah belajar mengenai kampung wisata ke Surabaya.

“Kemarin kami sudah sempat berkunjung ke Kampung LawasMaspati, makanya kami juga mengajak camat dan beberapa kepala dinas ke sini,supaya mereka bisa belajar dan mencontoh Surabaya,” kata Ketua Fraksi DPRK AcehTengah Samsuddin  di rumah dinas WalikotaSurabaya, Tri Rismaharini Jalan Sedap Malam, Surabaya, Jumat (31/1).

Langkah ini dilakukan karena mereka berencana mengembangkandan mengintegrasikan wisata kampung di daerahnya dengan tetap mempertahankankearifan lokal.

 Aceh Tengah juga inginmencontoh government system yangtelah sukses diterapkan di Kota Surabaya. Bahkan, secara spesifik ia mengakuingin menerapkan e-planning dan e-budgeting di wilayahnya. “Harapannya nantikami bisa mengembangkan wisata kampong, sehingga bisa menambah PAD (PendapatanAsli Daerah) Aceh Tengah,” ujarnya.

Walikota Surabaya, Tri Rismaharini  pun menyambut baik dan menularkan strateginyaterkait Kampung Wisata dan pembangunan secara umum di Surabaya. Rismamengatakan jika semua pembangunan yang ada di Kota Surabaya untukmensejahterahkan masyarakatnya. Maka dari itu Risma memberi masukan jikadesa-desa harus diperbaiki dulu sebelum dijadikan kampung wisata.

“Perbaiki saja dulu, tidak usah muluk-muluk. Kadang anehmemang, tapi yang aneh itulah yang terkadang banyak disukai wisatawan,”katanya.

Risma mengusulkan Pemkab perlu menciptakan desa atau kampungdengan potensi asli. Apalagi, di daerah Aceh Tengah itu kondisinya dingin,sehingga anugrah iklim itu harus bisa dimanfaatkan dengan baik.

“Coba satu kampung di situ warganya diminta menanam bungasemuanya. Pasti akan banyak orang yang ingin ke sana melihat (Desa Bunga,red),apalagi di situ dingin. Jadi, saya di Surabaya itu selalu buat sesuatu yanganeh di suatu tempat atau daerah, dan ternyata banyak wisatawan yang berkunjungke sana,” katanya.

Risma juga berpesan, apabila suatu daerah akan dijadikanpariwisata, maka kuncinya harus selalu bersih. Di samping itu, rencanapembangunan itu selalu ditujukan untuk mensejahterakan rakyat, sehingga secaraalamiah akan berjalan sendiri.  “Jadi,awalnya jangan langsung akan dijadikan pariwisata, akan kesulitan juga nanti,karena anggarannya mungkin juga akan besar,” pungkasnya.(ard)

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.