06 April 2025

Get In Touch

Polresta Mojokerto Amankan 80 Motor Tak Sesuai Spektek

Kapolresta Mojokerto, AKBP. Rofiq Ripto Himawan saat press release dan lakukan cek kendaraan tak sesuai standar spesifikasi teknik
Kapolresta Mojokerto, AKBP. Rofiq Ripto Himawan saat press release dan lakukan cek kendaraan tak sesuai standar spesifikasi teknik

MOJOKERTO (Lenteratoday) – Operasi Patuh Semeru 2021 yang dilakukan Polresta Mojokerto berhasil menjaring 80 motor roda dua. Motor yang digunakan untuk balapan liar tersebut tidak layak jalan atau tidak sesuai spesifikasi teknik (Spektek).

Motor-motor itu menggunakan knalpot brong , ban serta felg dengan ukuran tidak standart alias kecil. Setelah disita di lokasi, barang bukti kendaraan roda dua diamankan di Mapolres Mojokerto Kota. Dari 80 kendaraan tersebut, 30 kendaraan menggunakan knalpot brong, 25 kendaraan tidak ada kelengkapan spektek, dan 25 kasus tidak ada kelengkapan surat-surat kendaraan.

Kapolres Mojokerto Kota, AKBP. Rofiq Ripto Himawan, SiK.,SHdalam press rilis  di lapangan Maha Patih Gajah Mada Mapolresta Mojokerto, mengatakan bahwa 80 unit ranmor tersebut berpotensi mengakibatkan kecelakaan.

"Saya menghimbau bagi pengendara kendaraan bermotor maupun pelanggar lalu lintas yang saat ini terjaring razia Operasi Patuh Semeru agar menggunakan kendaraan saat berkendara di jalan raya sesuai spesifikasi dengan tujuan agar tidak membahayakan hingga mengakibatkan terjadinya laka lantas di jalan raya. Segera merubah kendaraan menjadikan standar spesifikasi mengganti onderdil yang layak jalan," tegas Rofig, Senin (27/9/2021).

Masih kata Rofiq, bagi pelanggar lalin yang belum memenuhi kriteria dan ketentuan aturan merubah spesifikasi kendaraannya sesuai standar normal dipastikan tidak bisa mengambil kembali kendaraanya dan menunggu proses sidang di pengadilan.

"Kami berharap agar orang tua atau saudaranya agar selalu mengingatkan (pelanggar lalin) supaya anak-anaknya atau saudaranya tidak melakukan pelanggaran lalin hingga  mengakibatkan laka lalin yang mungkin bisa merugikan bagi diri sendiri atau orang lain," pungkas Rofiq. (Joe)

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.