04 April 2025

Get In Touch

Barcelona Berambisi Pulangkan Xavi Hernandez ke Stadion Camp Nou

Pelatih Al Sadd asal Spanyol Xavi Hernandez (Ant)
Pelatih Al Sadd asal Spanyol Xavi Hernandez (Ant)

SURABAYA (Lenteratoday) -Sejumlah nama kandidat dikaitkan dengan posisi kepelatihan setelah Koeman akhirnya dipecat, salah satunya mantan kapten klub, Xavi.

Legenda Barcelona yang saat ini melatih klub asal Qatar Al Sadd Xavi Hernandez menyatakan "membuka pintu" untuk menggantikan Ronald Koeman di Camp Nou.

Xavi Hernandez berada di baris terdepan sebagai kandidat pelatih baru Barcelona untuk menggantikan Ronald Koeman yang dipecat, Kamis (28/10/2021) dini hari waktu setempat. Filosofi gaya permainan menyerang bersama klub Qatar, Al Sadd, serta salah satu sosok yang dihormati klub menjadi dua modal utama bagi Xavi untuk menghadirkan asa kebangkitan ”Blaugrana” dari periode gelap di awal musim 2021-2022.

Presiden Barcelona Joan Laporta memimpin rapat bersama staf dan dewan petinggi klub di kediamannya, Kamis pagi waktu Barcelona. Dalam pembicaraan itu, Laporta mencari cara untuk membawa pulang Xavi ke Barcelona.

Laporta sejatinya telah memulai kembali komunikasi dengan Xavi sejak musim panas lalu. Namun, Laporta belum melayangkan tawaran resmi kepada Xavi untuk menangani Barca demi menggantikan Koeman untuk menjalani musim 2021-2022. Pasalnya, ketika itu, Laporta masih disibukkan dengan saga perpanjangan kontrak Lionel Messi serta membujuk para pemain untuk memotong gaji demi menyelamatkan neraca keuangan klub.

Kini, kondisi telah jauh berubah. Barca sudah memutus kerja sama dengan Koeman. Masalah finansial terkait membengkaknya pengeluaran untuk membayar gaji pemain berangsur bisa diatasi. Alhasil, Laporta kembali melanjutkan misinya untuk membujuk Xavi meninggalkan tim juara Liga Super Qatar, Al Sadd, untuk menghadirkan era baru bagi Barca yang terseok-seok di awal musim ini.

Hingga pekan ke-10 La Liga, Ansu Fati dan kawan-kawan tertahan di posisi sembilan dengan perolehan 15 poin. Hal itu membuat ”Blaugrana” tertinggal enam poin dari empat tim teratas yang sama-sama telah mengumpulkan 21 poin. Keempat tim itu ialah Real Madrid, Sevilla, Real Betis, dan Real Sociedad.

Tak hanya di kompetisi domestik, penampilan anjlok Barca juga terlihat di Liga Champions. Setelah menjalani tiga laga, Barca hanya mencatatkan tiga poin berkat kemenangan tipis, 1-0, dari Dynamo Kyiv pada pertandingan ketiga. Pada dua pertandingan awal, Barca dilumat Bayern Muenchen dan Benfica dengan skor telak 0-3.

”Dewan petinggi Barcelona memulai pembicaraan dengan perwakilan Xavi pada Kamis pagi. Kesepakatan verbal terkait kontrak telah terjalin antara Barca dan tim legal Xavi. Selain itu, Xavi juga telah sepakat dengan Laporta untuk proyek tim,” tulis pakar transfer, Fabrizio Romano, dalam artikelnya di The Guardian, Kamis.

Laporta pun mengakui dirinya rutin berbicara dengan Xavi. “Saya sering berbicara dengannya karena kami memiliki ikatan pertemanan. Hal yang sama saya lakukan dengan Pep Guardiola. Saya sering membahas tentang sepak bola dengan mereka karena mereka lebih banyak tahu dibandingkan saya,” kata Laporta kepada RAC1, awal Oktober lalu.

Adapun Xavi, yang masih memiliki kontrak bersama Al Sadd hingga akhir Juni 2023, tidak menutup kemungkinan untuk menerima pinangan Barca dalam waktu dekat. Ia mengungkapkan, dirinya terbuka untuk berbagai kemungkinan dalam karier kepelatihannya yang dimulai sejak Mei 2019 lalu.

“Setiap tawaran akan dievaluasi, lalu sebuah keputusan akan diambil. Saya tidak tahu masa depan akan membawa saya kemana, tetapi saya terbuka dengan berbagai kemungkinan,” kata Xavi ketika ditanya terkait potensi dirinya menjadi Pelatih Barca pada tahun ini dilansir Al Jazeera.

Adapun keputusan memecat Koeman disambut positif oleh mayoritas pendukung Barca. Dalam jajak pendapat yang dilakukan Mundo Deportivo, Kamis, sebanyak 83 persen fans menilai pemecatan Koeman adalah keputusan tepat yang diambil klub. Jajak pendapat itu diikuti oleh lebih dari 10.000 responden.

Untuk mengisi kekosongan kursi pelatih sementara, Laporta telah menugaskan Sergi Barjuan, Pelatih Barca B, untuk memimpin latihan tim, Kamis sore. Barjuan kemungkinan besar akan menjabat  sebagai pelatih interim Barca hingga masa jeda inernasional, pertengahan November. Ia akan berada di sisi lapangan pada tiga pertandingan “Blaugrana” menghadapi Alaves, Minggu (31/10/2021); Dynamo Kiev, Rabu (3/11/2021); dan Celta Vigo, Sabtu (6/11/2021).

Jalan terjal

Namun, ambisi Laporta untuk segera memulangkan Xavi akan menemui jalan yang terjal. Sebab, Xavi baru saja memiliki kesepakatan kontrak baru dengan Al Sadd yang ditandatangani, awal Mei 2021.

Menurut laporan Marca, Barca wajib meminta izin dan bernegosiasi dengan Presiden Al Sadd, Mohammed bin Hamad bin Khalifa al-Thani, yang merupakan adik dari Emir Qatar, Tamim bin Hamad Al Thani. Mohammed memiliki rencana besar ketika mendatangkan Xavi pada 2015 sebagai pemain, kemudian memberikan kepercayaan sebagai Pelatih Al Sadd sejak Mei 2019. Mohammed ingin menjadikan Xavi sebagai salah satu duta jenama Piala Dunia Qatar 2022. Adapun Mohammed adalah sosok utama yang memenangkan Qatar dalam pencalonan tuan rumah Piala Dunia 2022 pada 2010 lalu.

“Barcelona harus melakukan sejumlah negosiasi untuk bisa memulangkan Xavi. Tetapi hal itu bukan sesuatu yang mustahil karena dalam pembicaraan perpanjangan kontrak, Al Sadd dan Xavi telah memiliki pemahaman sikap apabila tawaran Barca datang,” ujar jurnalis senior Marca, Juan Castro.

Sejak menangani Al Sadd di musim 2019-2020, Xavi telah memimpin anak asuhannya dalam 100 laga. Dalam masa itu, Xavi telah mempersembahkan tujuh gelar domestik untuk Al Sadd yang terdiri dari satu Liga Qatar, dua Piala Emir Qatar, dua Piala Qatar, satu Piala Liga Qatar, serta satu Piala Super Qatar. Adapun di kompetisi Liga Champions Asia, Xavi hanya mampu membawa Al Sadd melaju hingga babak 16 besar pada musim lalu.

Dari 100 laga menangani Al Sadd, Xavi menghasilkan 66 kemenangan, 16 imbang, dan 18 kalah. Tim berjuluk “Al Zaeem” itu mencetak 273 gol dan kemasukan 126 gol selama ditangani juru taktik berusia 41 tahun itu.

Xavi pun berpeluang akan memboyong tujuh anggota stafnya di Al Sadd apabila menerima pinangan Barca. Ketujuh orang itu ialah Sergio Alegre dan Oscar Hernandez yang menjabat sebagai asisten pelatih dan kepala tim analisis, lalu Ivan Torres di posisi pelatih fisik, kemudian Xavi Ferrando untuk pelatih kiper, serta Antonio Lobo yang bertanggung jawab pada analisis teknik.

Sumber: AFP/KompasCetak/Antara

Editor: Arifin BH

Share:

Punya insight tentang peristiwa terkini?

Jadikan tulisan Anda inspirasi untuk yang lain!
Klik disini untuk memulai!

Mulai Menulis
Lentera Today.
Lentera Today.