04 April 2025

Get In Touch

DPR RI Menyayangkan Kebijakan Arab Saudi Soal Larangan Umroh

DPR RI Menyayangkan Kebijakan Arab Saudi Soal Larangan Umroh

Jakarta – Komisi VIII DPR RI menyayangkan kebijakan Saudi yang menghentikan sementara kunjungan umroh tak terkecuali Indonesia. Pasalnya, sampai saat ini Indonesia masih bebas dari virus COVID-19 tersebut.

"Terus terang kami sangat kaget dengan kebijakan Arab Saudi yang menghentikan sementara calon jemaah umroh akibat virus corona," ungkap Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Ace Hasan Syadzily kepada wartawan, Rabu (27/2/2020).

Lantas Ace mengatakan pihaknya masih menunggu penjelasan detailnya dari Arab Saudi, apakah benar Indonesia juga masuk dalam daftar tersebut. Dia sendiri berharap ada pengecualian untuk jamaah umroh asal Indonesia.

"Selain karena Indonesia sejauh ini masih terbebas dari virus corona, saya kira yang harus dipertimbangkan kemungkinan adanya persebaran virus Corona yang bisa jadi dapat menular kepada WNI yang merupakan jemaah umroh," ujarnya.

Ace menyinggung tentang pentingnya perlindungan atas virus jahat yang bernama corona. Karenanya dalam pengambilan kebijakan tidak serta merta dibuat oleh pihak Saudi, tentu punya mereka alasannya. Namun demkian, semua kebijakan ada konsekuensinya termasuk untuk jamaah Indonesia.

"Yang kami pikirkan tentu para jemaah umroh yang sudah diagendakan untuk melakukan pemberangkatan saat ini. Tentu mereka sangat berharap bisa berangkat sesuai dengan schedule yang telah ditetapkan oleh travel," imbunya.

Ace mengaku sudah bertemu Kepala Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan RI, dr Eka Yusuf Singka. Dalam pertemuan itu membahas tentang peningkatan kewaspadaan merebaknya virus mematikan itu.

"Nah, yang harus dijelaskan Pemerintah Arab Saudi sampai kapan kebijakan ini akan diterapkan? Apakah memang di Arab Saudi sendiri sudah teridentifikasi dari para jamaah umroh yang sudah terpapar positif virus corona?" tutup Ace. (Fa)

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.