
MADIUN (Lenteratoday) - Wujudkan kenyamanan dan keamanan berlalulintas Kota Madiun, personel gabungan kolaborasi antara stakeholder Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun bersama TNI/Polri lakukan edukasi di tengah masyarakat, Selasa (16/11/2021).
Dalam kegiatan kali ini, sasaran ditujukan kepada pengelola parkir di ruas jalan, masyarakat pengguna jalan, hingga pemilik jasa perniagaan di Kota Pendekar.
Kegiatan yang melibatkan personel Polri, TNI, Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Perhubungan, kali ini dilakukan dengan persuasif dan memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pemahaman rambu-rambu lalulintas, dan penggunaan lahan parkir di ruas jalan Kota Pendekar. Hal tersebut di sampaikan oleh Kanit Patroli Satlantas Polres Madiun Kota, Ipda Estin Dian Marsasi.
"Kami mengajak juru parkir dapat lebih tertib memarkirkan kendaraan dan untuk membantu memberikan edukasi kepada masyarakat, agar tidak parkir kendaraan di tempat-tempat parkir yang tidak untuk peruntukannya," kata Ipda Estin D M, di tengah kegiatan.
Lebih lanjut, Estin Dian menjelaskan, kota yang sudah ditata sedemikian rupa, telah memiliki fasilitas kantong parkir di setiap ruas jalan. Agar tidak terjadi kepadatan lalulintas, pemberian edukasi dilakukan untuk memicu kesadaran masyarakat dan mematuhi rambu-rambu lalulintas, serta dapat memarkir kendaraan pada tempatnya.

"Karena sekarang ini korelasinya kita juga melakukan operasi Zebra Semeru 2021, untuk penegakan saat ini kami mengedepankan persuasif dan edukasi. Kami mengajak warga kota bersepakat agar tidak parkir sembarangan, dan membangun kesadaran untuk mentaati rambu lalulintas," imbuhnya.
Kendati demikian, kegiatan yang telah dilakukan satu bulan terakhir itu, masih dijumpai pelanggaran. Diantaranya, penggunaan ruas jalan yang peruntukannya digunakan parkir digunakan aktifitas perniagaan. Selain itu, di ruas Jalan Cokroaminoto turut dijumpai kendaraan yang terparkir hingga menutup sebagian badan jalan.
"Parkir hingga separuh badan jalan menurut keterangan, adanya proyek pengerjaan jalan. Maka kantung parkir yang biasanya digunakan untuk kendaraan waiting list servis masih terkendala dan belum maksimal digunakan. Kami juga mengajak pelaku usaha, pebisnis dan juga pengelola tempat perniagaan untuk menyediakan kantong parkir," tandasnya.(*)
Reporter : Pamula Yohar C
Editor : Lutfiyu Handi