
PALANGKA RAYA (Lenteratoday) - Belakangan ini aktivitas balap liar yang dilakukan oleh sejumlah remaja sudah cukup meresahkan sehingga dilaporkan kepada pihak berwajib oleh masyarakat.
Menanggapi hal ini, Anggota Komisi C DPRD Kota Palangka Raya, Sigit Widodo, meminta kepada para orangtua yang memiliki anak remaja untuk selalu memantau dan mengawasi anaknya, baik dalam pergaulannya maupun aktivitasnya di luar rumah.
"Usia remaja memang merupakan masa yang labil dan kritis, karena itu kontrol dari orang tua sangat diperlukan agar tidak terjadi kenakalan para remaja, yang berujung pada kejahatan atau kriminalitas," papar Sigit, Sabtu (12/3/2022).
Berdasarkan informasi yang diperoleh, Sigit meneruskan, balap liar yang terjadi di wilayah Kota Palangka Raya, mayoritas diikuti oleh anak-anak usia remaja. Deketahui 25 orang remaja diamankan oleh pihak kepolisian, yang terjaring dalam aksi balap liar.
Yang lebih memprihatinkan, kenakalan remaja tidak hanya berupa aksi balap liar di jalan raya saja. Selain itu ada kasus tawuran antar anak sekolah, minum-minuman keras, serta beberapa tindakan negatif lainnya.
"Karena itu pengawasan dari orang tua dan tindakan tegas dari aparat harus dilakukan, demi mencegah terjadinya bahaya dan hal yang bisa merugikan pelaku maupun masyarakat," jelas Sigit.
Selanjutnya politisi fraksi PDI Perjuangan ini mengatakan, untuk menindaklanjuti aksi balap liar tersebut, Satlantas Polresta Palangka Raya sudah membubarkan kegiatan balap liar yang dilakukan di Jalan RTA Milono Km 1 kota setempat.
Tidak hanya itu, saat ini anggota Satlantas Polresta Palangka Raya sedang gencar-gencarnya melakukan penertiban terhadap knalpot racing atau brong. Melalui operasi tersebut, sejumlah pengendara yang menggunakan knalpot brong telah diamankan dan knalpotnya dilakukan penyitaan.
"Tindakan yang dilakukan Satlantas Polresta setempat sudah tepat demi menjaga keamanan dan keselamatan Kota kita, namun perlu dukungan masyarakat, khususnya para orang tua, agar anak-anaknya terhindar dari perilaku negatif," pungkasnya.
Reporter : Novita | Editor : Endang Pergiwati