04 April 2025

Get In Touch

Seleksi Akhir 75 Calon TPL Prodamas 2022, Sekda Kota Kediri Berpesan Jangan Kecewakan Masyarakat

Pelaksanaan bimbingan teknis (bimtek) OJT 75 PLT Prodamas Plus 2022 di Ruang Joyoboyo, Balaikota Kediri, 12-13 Maret 2022. (Foto:istimewa)
Pelaksanaan bimbingan teknis (bimtek) OJT 75 PLT Prodamas Plus 2022 di Ruang Joyoboyo, Balaikota Kediri, 12-13 Maret 2022. (Foto:istimewa)

KEDIRI (Lenteratoday)-Tahap akhir seleksi rekrutmen  Tenaga Pendamping Lapangan (TPL) Prodamas Plus 2022, 75 peserta (50 peserta TPL infrastruktur & 25 peserta TPL non infrastruktur) akan menjalani seleksi akhir On The Job Training (OJT). Pelaksanaan OJT selama satu bulan, terhitung 15 Maret-15 April 2022 mendatang.

Mengawali seleksi tahap akhir tersebut, Pemkot Kediri bekerja sama dengan LPPM Universitas Negeri Malang membekali ke-75 peserta tersebut melalui bimbingan teknis (bimtek). Bimtek ini terselenggara di Ruang Joyoboyo, Balaikota Kediri, 12-13 Maret 2022.

Bagus Alit, Sekretaris Daerah Kota Kediri dalam sambutannya me-wanti-wanti kepada para peserta benar-benar memahami tentang seluk beluk Prodamas Plus. "Saya ingatkan, seorang pendamping lapangan adalah sosok yang dianggap paling memahami segala hal tentang Prodamas Plus oleh aparat kelurahan sampai masyarakat umum," kata Bagus, Jumat (13/3/2022).

Ditambahkan, tuntutan profesionalitas tersebut menjadi alarm bagi setiap TPL untuk mampu menyelesaikan setiap permasalahan yang muncul dalam perjalanan pelaksanaan Prodamas Plus. "Baik permasalahan teknis maupun non-teknis," tandasnya.

Lebih lanjut, Bagus meminta setiap calon TPL membekali diri dengan dua hal esensial meliputi pemahaman mendalam terhadap pedoman teknis yang berlaku dalam Prodamas Plus, utamanya terkait Perwali No: 32/2021 & Perwali No: 7/2022 sebagai pedoman mutlak bagi pelaksanaan Prodamas Plus 2022 maupun perencanaan 2023.

Disamping itu, setiap TPL juga dituntut memiliki kemampuan komunikasi dan pemahaman terhadap tipikal masyarakat di wilayah pendampingan. "Berbekal dua hal dasar tersebut, kami yakin saudara sekalian akan mampu melakukan pendekatan kepada masyarakat guna menunjang keberhasilan proses pendampingan. Saya tidak menginginkan muncul aduan dari masyarakat karena ketidakpuasan mereka terhadap kinerja saudara," ucap Bagus kepada para peserta OJT.

Dalam kesempatan yang sama Petir Pudjantoro, Team Leader Pendamping Prodamas Plus dari LPPM Universitas Negeri Malang mengemukakan penilaian tahap akhir kepada masing TPL dimulai sejak hari pertama pelaksanaan bimtek.

"Ada lima aspek yang akan kita nilai sejak Bimtek ini. Pertama kedisiplinan, keaktifan dalam mengikuti jalannya bimtek, inisiatif dalam mengambil suatu gagasan dan tindakan berkaitan dalam upaya untuk mendukung efektivitas pelaksanaan pendampingan, kerjasama tim dan terakhir komunikasi," terangnya.

Selanjutnya, untuk penilaian OJT ini, diungkapkan Petir, penilaian berbasis pada portofolio yang meliputi penilaian presentasi portofolio yang ada terhadap hasil dari lapangan, penilaian dari kolega (lurah, kasi ekbang, pokmas pelaksana swakelola, dan masyarakat umum) serta akan ada sebuah panel diskusi sebagai bagian dari penilaian pula.

Sebagai informasi, pasca bimtek yang terlaksana selama dua hari ini diikuti dengan sosialisasi secara daring, setiap peserta calon TPL Prodamas Plus 2022 akan diterjunkan ke masing-masing kelurahan untuk melaksanakan praktik pendampingan.(*)

Reporter: Gatot Sunarko | Editor: Widyawati

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.