04 April 2025

Get In Touch

Dari 5 Kasus Gangguan Ginjal Akut di Kabupaten Pasuruan, 3 Meninggal Dunia

Dari 5 Kasus Gangguan Ginjal Akut di Kabupaten Pasuruan, 3 Meninggal Dunia

PASURUAN (Lenteratoday) - Kasus gangguan ginjal akut ditemukan di Kabupaten Pasuruan. Dari data Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, diketahui ada 3 pasien yang meninggal dari 5 kasus yang ditemukan.

Sedangkan dua kasus lainnya yaitu satu pasien masih menjalani perawata dan satu lagi sudah dinyatakan sembuh. Sementara, tiga anak yang meninggal dunia diketahui berinisial FK (11), laki-laki dari wilayah Kecamatan Gondangwetan; MALW (3), laki-laki dari Kecamatan Pandaan; dan inisial MAS (1) laki-laki dari Kecamatan Grati.

Sedangkan yang hingga kini masih dalam perawatan di RS dr Soetomo Surabaya adalah inisial DD (1), laki-laki dari Kecamatan Grati; dan yang sudah dinyatakan sembuh adalah inisial N (8), perempuan dari Kecamatan Sukorejo.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pasuruan, dr Ani Latifah, mengatakan sampai saat ini para ahli masih meneliti penyebab utama gagal ginjal akut pada anak. Dalam artian masih belum ada kejelasan, apakah efek campuran sirup yang diminumkan ke anak atau ada infeksi lain yang mengikut (ikutan) pada saat anak mengalami sakit.

"Karena memang sampai saat ini masih diteliti. Penyebab utamanya masih belum ada kejelasan, apakah efek campuran sirup atau infeksi lain ikutan atau mengikut pada saat anak dinyatakan sakit. Kita tunggu rilisnya dari Kemenkes," kata Ani saat ditemui di ruangannya, Senin (24/10/2022).

Dijelaskannya, kasus kematian 2 balita dan 1 anak berusia 11 tahun di Kabupaten Pasuruan akibat GGA terjadi di bulan Agustus sampai Oktober.

Dengan adanya kasus GGA di Kabupaten Pasuruan, Ani menghimbau kepada para orang tua agar bisa menjaga kesehatan anak-anaknya yang masih balita atau remaja dengan pola hidup yang sehat, makanan yang bergizi dan tidak mengobati sendiri.

"Jangan diobati sendiri. Tapi segera ke layanan kesehatan kalau anak sakit. Intinya dijaga pola makannya yang sehat dan bergizi, intinya itu," himbaunya. (*) 

Sumber : Kominfo | Editor : Lutfiyu Handi

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.