06 April 2025

Get In Touch

Tetap Waspada! Kematian Gagal Ginjal Akut Jadi 200 Kasus

ilustrasi
ilustrasi

JAKARTA (Lenteratoday)- Penarikan obat sirup yang diduga tercemar dan memicu gagal ginjal belum menjamin kondisi saat ini aman. Meski di Indonesia tak tercatat penambahan kasus baru, tapi masih ada kematian dari kasus lama.

Juru bicara Kementerian Kesehatan (Kemenkes RI) dr Mohammad Syahril menyampaikan ada penambahan satu kasus kematian yang kini totalnya menjadi 200 orang.Adapun kasus meninggal tersebut merupakan pasien yang telah menjalani perawatan dan sudah dalam kondisi stadium lanjut atau 3.

"Saat ini yang sembuh sudah ada, kita masih tercatat dari 27 provinsi dan saat ini yang dirawat tinggal 13. Sementara total kematian ada 200 orang dan yang sembuh ada 111 orang," jelas Juru Bicara Kemenkes dr Mohammad Syahril dalam Tea time IDI Menjawab soal Update Terkini Gangguan Ginjal Akut pada Anak disiarkan di Instagram IDI, Jumat (18/11/2022)

"Tapi memang yang meninggal itu karena yang dirawat. Yang dirawat itu lama-lama lho, ada yang satu bulan, satu bulan setengah," ucapnya lagi.

Sebelumnya, pada Rabu (16/11) Kemenkes melaporkan jumlah kasus GGAPA tercatat ada 324 kasus, tidak ada penambahan kasus baru sejak 2 November 2022. Kemudian kasus sembuh sebanyak 111 pasien dengan kasus kematian 199.(*)

Reporter: hiskis, rls | Editor:widyawati

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.