06 April 2025

Get In Touch

Wali Kota Kediri Puji Herman Trimawan, Peraih Juara 1 Nakes Teladan 2022 Nasional

Walikota Abu Bakar berfoto bersama Herman Trimawan perawat asal Kota Kediri peraih Juara 1 Tenaga Kesehatan Teladan Tingkat Nasional 2022 di Ruang Kerja Walikota, Kamis (17/11/2022). (Foto:humas)
Walikota Abu Bakar berfoto bersama Herman Trimawan perawat asal Kota Kediri peraih Juara 1 Tenaga Kesehatan Teladan Tingkat Nasional 2022 di Ruang Kerja Walikota, Kamis (17/11/2022). (Foto:humas)

KEDIRI (Lenteratoday)-Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar berbincang dengan Herman Trimawan perawat asal Kota Kediri peraih Juara 1 Tenaga Kesehatan Teladan Tingkat Nasional 2022 di Ruang Kerja Walikota, Kamis (17/11/2022).  Pada perbincangan tersebut diceriatakan awal mula nakes tersebut bisa meraih prestasi yang sangat membanggakan tersebut.

“Awal mula dapat meraih prestasi ini karena inovasi e-Lahab (Elektronik Layanan HIV Bersahabat) dan sudah berjalan dari 2019. Inovasi ini berhubungan dengan capaian program yang waktu itu cuma bisa tercapai 38 persen dari target. Setelah adanya inovasi ini capaian program saya bisa sampai 100 persen dan 2020 bisa mencapai 200 persen,” ujar Herman Trimawan mengawali cerita.

Lebih lanjut tenaga kesehatan yang berhasil meraih juara 1 ini menceritakan saat ada seleksi sebagai nakes kemungkinan menang pun juga sedikit. Namun tak disangka, juara 1 tingkat Provinsi Jawa Timur pun berhasil diraih. “Awalnya diambil 5 besar per profesi untuk mengikuti seleksi langsung ke Surabaya untuk presentasi dan wawancara dengan selang kurang lebih 2 bulan muncul pengumuman. Di luar dugaan nama saya yang muncul dan bisa dikatakan juara 1,” terangnya.

Setelah dinobatkan menjadi Juara 1 Nakes Teladan Tingkat Provinsi Jawa Timur, Perawat Herman didaftarkan oleh Provinsi Jawa Timur untuk mengikuti seleksi Tenaga Kesehatan Tingkat Nasional. Pada seleksi tersebut harus bersaing dengan orang dari berbagai daerah di Indonesia, dan kembali berhasil menyabet juara 1 di Tingkat Nasional berkat inovasi yang telah dilakukan itu.

Ke depan, Herwan Trimawan berharap inovasi e-Lahab yang digagasnya bisa memiliki aplikasi yang lebih canggih dan tidak bersifat pribadi. Karena e-Lahab saat ini dapat diakses masyarakat pada laman media sosial facebook, instagram, tiktok pribadi saja, sehingga diharapkan masyarakat dapat mengakses melalui sebuah aplikasi yang dapat diunduh melalui playstore maupun yang berbasis website.

Atas capaian yang diraih Herman Trimawan, Walikota Kediri memberikan apresiasi dan ucapan selamat atas prestasi yang telah diraih itu. Prestasi itu tidak semata-mata diraih begitu saja, namun berkat inovasi e-Lahab yang sangat bagus ini.

Menurutnya, inovasi e-Lahab (Elektronik Layanan HIV Bersahabat) karya Herman ini sangat tepat, mengingat orang yang positif HIV biasanya malu menyampaikan sakitnya dan cenderung menutup diri. “Inovasi berbasis elektronik ini juga menjamin privasi pasien yang berkonsultasi,” imbuhnya. Perawat seperti Herman Trimawan ini, menurut Abdullah Abu Bakar adalah salah satu role model bagi para perawat agar bisa eksis dan mengembangkan ilmunya dalam melayani masyarakat.(*)

Reporter: Gatot Sunarko | Editor: Widyawati

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.