04 April 2025

Get In Touch

BPJS Kesehatan Diminta Wujudkan 'Universal Health Coverage' di Jawa Timur

Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono berharap kantor di Gresik bisa mewujudkan universal health coverage
Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono berharap kantor di Gresik bisa mewujudkan universal health coverage

GRESIK (Lenteratoday) -Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono menghadiri Peresmian Kantor Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Kabupaten Gresik, Senin (3/6/2024).

Peresmian dilakukan dengan pemotongan untaian melati oleh Dirut BPJS Kesehatan, Pj. Gubernur Adhy dan Bupati Gresik. Kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti oleh Dirut BPJS Kesehatan, serta peninjauan gedung kantor BPJS yang terletak di Jl Dr Wahidin Sudiro Husodo No. 39 Kebomas Gresik itu.

Pj. Gubernur Adhy mengatakan, dengan diresmikannya kantor cabang Gresik BPJS kesehatan, tentunya menjadi salah satu pelecut untuk semakin meningkatkan layanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya masyarakat Jawa Timur.

“Dengan adanya kantor baru BPJS Kesehatan cabang Kabupaten Gresik ini, diharapkan dapat memberikan layanan yang lebih mudah, optimal, responsif, nyaman dan cepat kepada masyarakat,” ujarnya.

“Dan tentunya semakin kita dorong agar dengan adanya kantor di Gresik ini semakin semangat untuk mewujudkan universal health coverage,” imbuh Adhy.

Adhy juga menambahkan, peresmian Ini juga merupakan momen penting dan strategis serta wujud komitmen dalam upaya meningkatkan kualitas layanan bagi peserta program jaminan kesehatan nasional (JKN) di Jawa Timur.

“Per Mei 2024, dari jumlah penduduk 41,4 juta jiwa di Jawa Timur, sebanyak 38,7 juta jiwa atau 93,3 persen telah menjadi peserta Jaminan kesehatan nasional (JKN),” ungkapnya.

Menurutnya, dengan meningkatnya kepesertaan JKN harus diimbangi dengan ketersediaan sarana, prasarana serta fasilitas kesehatan di Jawa Timur. Hal ini tentu menjadi kewajiban bersama untuk memastikan masyarakat tidak terkendala baik secara finansial maupun dalam mendapatkan akses pelayanan kesehatan yang berkualitas.

Sementara itu, Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Gufron Mukti mengatakan, selama satu dekade program JKN berjalan, jumlah kepesertaan Program JKN terus meningkat.

Sampai dengan 1 Mei 2024 kepesertaan JKN telah mencapai 271,5 juta jiwa atau mencakup 97,27% dari dari 279,1 juta penduduk Indonesia. Saat ini Kabupaten Gresik telah meraih predikat Universal Health Coverage (dengan cakupan 100% dari 1,29 juta penduduk).

“Jumlah peserta ini masih akan terus bertambah seiring dengan kebutuhan masyarakat akan jaminan terhadap pembiayaan pelayanan kesehatan,” ungkapya (*)

Reporter: Lutfiyu Handi

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.