
SURABAYA (Lenteratoday)- Deputy General Manager Health Tourism Rumah Sakit Kumpulan Perobatan Johor (KPJ) Malaysia, Farah Delah Suhaimi mengungkapkan sepanjang 2023 terdapat sekitar 500.000 pasien dari Indonesia berobat ke Malaysia,160.000 orang di antaranya berobat ke rumah sakit KPJ.
Ia mengatakan, kebanyakan para pasien yang datang mereka berobat penyakit jantung, kanker, ortopedik hingga program bayi tabung.
"Bahkan dari awal Januari hingga pertengahan tahun ini, setidaknya sudah ada sekitar 100.000 pasien Indonesia yang datang. Terbanyak dari Pulau Jawa dan Sumatera," ungkap Farah saat peluncuran KPJ Healthcare Expo (KPJHX) 2024, Jumat(28/6/2024).
Ia menuturkan alasan banyak pasien Indonesia yang menjalani pengobatan di Malaysia, karena didominasi kemajuan teknologi operasi yang sudah menggunakan robot.
“Sebenarnya di RS KPJ operasi adalah jalan terakhir, penyakit jantung pemasangan ring itu 40-50 persen perlu ring. Tapi di RS KPJ, kalau sudah 70 persen baru beri ring. Jadi sebelum ke operasi, kita upayakan dalam pemberian obat terlebih dahulu,” tuturnya.
Sementara itu, Chief Marketing Officer KPJ Healthcare Berhad, Sherene Azli mengatakan secara keselurahn pasien KPJ puas dengan kualitas pelayanan dan perawatan. Bahkan dari segi spesialisasi, rumah sakit yang tergabung dalam KPJ juga mempunyai keunggulan masing-masing.
"Misal perawatan kanker, perawatan jantung kita sudah sesuai dengan standart dunia. Untuk harganya juga lebih terjangkau. Kita juga mempunyai robot yang bisa melakukan pembedahan dengan minamal surgery. Karena bagi kami, pelayanan dari awal hingga akhir itu sangat penting untuk memastikan pasien mendapatkan pelayanan yang terbaik," ucapnya.
Tak hanya itu, pihaknya juga mengaku menjalin kolaborasi dengan beberapa rumah sakit di Indonesia untuk membantu pasien mendapatkan pengobatan terbaiknya.
"Kita juga berkolaborasi dengan beberapa rumah sakit di Indonesia, untuk membantu pasien-pasien dalam mendapatkan penyembuhan. Jika di rumah sakit Indonesia alat-alatnya ada belum ada," tambahnya.
Dengan hadirnya pameran kesehatan ini, Sherene berharap dapat memberikan informasi serta layanan kesehatan yang luar biasa kepada pasien Indonesia.
Diketahui, pameran yang diselenggarakan mulai 27-30 Juni 2024 di Tunjungan Plaza 3, Surabaya ini bertujuan sebagai wadah yang relevan untuk memperkuat hubungan pariwisata medis antara Malaysia dan Indonesia. Memastikan bahwa pasien Indonesia memiliki informasi yang akurat dan akses tanpa batas, untuk perawatan di rumah sakit KPJ.
Reporter: Amanah/Editor:Ais