04 April 2025

Get In Touch

Bupati Ikfina Ingatkan Pentingnya KB, Konsep GenRe Jadi Pilihan Program Gema Sahaja

Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati saat mensosialisasikan program Gema Sahaja melalui program KB dan konsep GenRe, Kamis(27/6/2024).
Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati saat mensosialisasikan program Gema Sahaja melalui program KB dan konsep GenRe, Kamis(27/6/2024).

MOJOKERTO (Lenteratoday) – Program Keluarga Berencana (KB) adalah upaya peningkatan kepedulian dan peran serta masyarakat melalui pendewasaan usia perkawinan (PUP), pengaturan kelahiran, pembinaan ketahanan keluarga, peningkatan kesejahteraan keluarga kecil, bahagia dan sejahtera.

KB merupakan program pemerintah yang dirancang untuk menyeimbangkan antara kebutuhan dan jumlah penduduk serta menurunkan angka kelahiran di daerah.

Dalam hal ini, Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati menggelar program Gerakan Masyarakat Mewujudkan Keluarga Sehat, Bahagia, Sejahtera (Gema Sahaja) dengan menggencarkan pentingnya KB pada masyarakat, di Balai Desa Tambakagung Kecamatan Puri.

Bupati Ikfina mengungkapkan bahwa usia kehamilan diatas 35 tahun bisa berdampak buruk pada janin yang dikandung. Hal ini disebabkan karena sel telur memiliki usia yang sama dengan manusianya dan semakin bertambahnya umur, maka kualitas sel telur tidak semakin baik.

"Kalau usia ibu 35, maka sel telurnya juga sudah 35 tahun. Karena sebelum lahir, sel telur sudah terbentuk. Itulah kenapa risiko kecacatan bayi dengan ibu usia lebih dari 35 tahun cukup tinggi. Hamil di usia lebih dari 35 tahun pastinya beda dengan sebelum itu," ungkap Ikfina, pada Kamis (27/7/2024).

Adapun dihadapan ibu-ibu yang hadir, Bupati Ikfina juga menjelaskan tentang konsep GenRe (Generasi Berencana) yang harus dikomitmenkan khususnya pada pelajar di usia remaja. Melalui GenRe ini ia berharap agar kedepannya para pelajar remaja ini bisa merencanakan pada usia berapa ia akan bekerja, menikah dan memiliki anak.

"Melalui GenRe, nanti anak remaja akan berusaha untuk merencanakan bagaimana hidupnya nanti, akan lulus sekolah di usia berapa, bekerja di usia berapa, dan akhirnya menikah hingga punya anak berapa," Jelas Ikfina.

Terkait usia rawan kehamilan, Bupati yang berlatar belakang seorang dokter itu juga menganjurkan agar para ibu pada usia diatas 35 tahun dianjurkan untuk menggunakan Metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP).

"Kalau sudah 35 tahun tapi belum menopouse (masih menstruasi), pakai MKJP yakni metode operasi wanita (MOW/tubektomi). Itu pilihan pertama. Selanjutnya ada opsi IUD dan implan," urai Ikfina.

Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati berfoto bersama peserta Sosialisasi Program Gema Sahaja melalui program KB dan konsep GenRe, Kamis (27/6).

MKJP sendiri merupakan metode kontrasepsi yang dinilai paling efektif untuk mengendalikan kehamilan dan kelahiran. Berdasarkan studi terdahulu, MKJP dapat membantu mencegah kehamilan yang tidak diinginkan secara lebih baik, diibandingkan dengan metode kontrasepsi yang lain.

Program Gema Sahaja yang diinisiasi Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (DP2KBP2) Kabupaten Mojokerto ini digelar di balai desa Tambakagung Kecamatan Puri dan turut dihadiri oleh Camat Puri beserta Forkopimca Puri.

Reporter: Nur Hidayah(ADV)/Editor: Ais

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.